7 Cara Menata Isi Kulkas yang Benar agar Makanan Bebas Kontaminasi

Jum'at, 25 September 2026 | 14:36 WIB
Ilustrasi menata isi kulkas di dapur. (Freepik)
BACA 10 DETIK
  • Penataan kulkas yang benar mencegah kontaminasi silang bakteri berbahaya antara bahan mentah dan makanan siap saji.
  • Setiap bagian kulkas memiliki fungsi spesifik, seperti freezer untuk bahan beku dan chiller untuk produk susu.
  • Pemisahan makanan secara tepat berdasarkan zona suhu menjaga kesegaran pangan serta melindungi kesehatan keluarga.

Posisi ini membantu menjaga makanan siap santap tetap jauh dari bahan mentah yang berpotensi membawa mikroorganisme penyebab penyakit.

4. Rak Tengah: Produk Olahan dan Makanan Matang

Rak bagian tengah memiliki sirkulasi udara dingin yang baik.

Rak tengah dapat digunakan untuk menyimpan produk olahan, seperti keju, susu, tahu dan tempe, telur yang sudah dikemas, serta makanan matang lainnya.

Gunakan wadah tertutup untuk makanan yang sudah dibuka atau tersisa. Sebaiknya jangan memasukkan makanan panas langsung ke dalam kulkas karena dapat meningkatkan suhu di sekitarnya.

5. Rak Bawah: Bahan Mentah yang akan Dimasak

Rak terbawah adalah area paling dingin di luar freezer, menjadikannya lokasi ideal untuk menyimpan protein mentah seperti daging, ayam, dan ikan mentah yang akan segera dimasak.

Letakkan bahan tersebut dalam wadah atau nampan tertutup untuk mengantisipasi kebocoran.

Penempatan di bagian bawah penting dalam cara menata isi kulkas yang benar agar makanan tidak saling terkontaminasi, karena cairan dari bahan mentah tidak akan menetes ke makanan lain.

6. Laci Paling Dasar: Buah dan Sayuran

Laci di bagian paling bawah dirancang khusus untuk mengontrol kelembapan (humidity control) dan umumnya digunakan untuk menyimpan buah dan sayuran. 

Pisahkan laci untuk sayur dan buah jika kulkas memiliki dua laci terpisah. Buah-buahan tertentu seperti apel atau pisang mengeluarkan gas etilen yang bisa membuat sayuran cepat membusuk.

Pastikan juga sayur dan buah disimpan dalam keadaan kering sebelum dimasukkan ke laci agar tidak cepat rusak.

7. Pintu Kulkas: Minuman dan Bumbu

Pintu kulkas adalah bagian yang paling sering terpapar udara luar saat dibuka-tutup, sehingga suhunya cenderung tidak stabil.

Karena itu, bagian ini lebih cocok untuk menyimpan minuman, saus, selai, dan bumbu.

Hindari menyimpan susu segar atau telur di pintu kulkas, meskipun sering kali terdapat wadah telur bawaan di area ini.

Perubahan suhu yang drastis di pintu dapat membuat susu dan telur cepat basi serta memicu pertumbuhan bakteri Salmonella.

Dengan memahami pembagian tersebut, cara menata isi kulkas yang benar agar makanan tidak saling terkontaminasi menjadi lebih mudah diterapkan.

Selain mengelompokkan makanan berdasarkan jenisnya, pastikan wadah selalu tertutup dan jangan memenuhi kulkas secara berlebihan agar udara dingin dapat bersirkulasi dengan baik.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com