- Air beras dan masker lidah buaya belum memiliki bukti klinis yang cukup kuat untuk menghilangkan flek hitam menahun.
- American Academy of Dermatology menyarankan perlindungan tabir surya dan penggunaan bahan aktif teruji untuk memudarkan hiperpigmentasi kulit.
- Konsultasi dengan dokter kulit diperlukan jika flek hitam bertahun-tahun tidak membaik agar mendapat diagnosis dan penanganan yang tepat.
Suara.com - Air beras dan masker lidah buaya kerap disebut sebagai bahan alami yang bisa membantu memudarkan flek hitam di wajah. Keduanya bahkan sering digunakan sebagai perawatan rumahan karena dianggap murah, mudah dibuat, dan relatif sederhana.
Namun, apakah air beras dan masker lidah buaya benar-benar ampuh untuk flek hitam menahun? Jawabannya perlu dilihat dari jenis flek, kedalaman pigmentasi, serta bukti ilmiah mengenai bahan yang digunakan.
Air beras untuk flek hitam, apakah efektif?
Air beras memang memiliki sejumlah kandungan yang secara teoritis dapat berkaitan dengan pigmentasi kulit.
Tinjauan ilmiah mengenai bahan botani untuk hiperpigmentasi menemukan bahwa ekstrak beras memiliki senyawa bioaktif seperti asam ferulat dan senyawa fenolik lain yang menunjukkan aktivitas antioksidan serta potensi menghambat pembentukan melanin dalam penelitian laboratorium.
Dalam salah satu penelitian kecil, krim yang mengandung ekstrak beras diuji pada 24 sukarelawan. Penggunaan selama 28 hari dikaitkan dengan penurunan indeks melanin dibandingkan kondisi awal.
Namun, penelitian tersebut menggunakan ekstrak beras dalam formulasi krim, bukan air beras rumahan yang dibuat dengan merendam atau mencuci beras.
Artinya, hasil penelitian tersebut tidak bisa langsung dijadikan bukti bahwa air beras buatan sendiri mampu menghilangkan flek hitam menahun. Tinjauan ilmiah yang sama juga menyebutkan bahwa bukti klinis untuk air beras masih terbatas dan diperlukan penelitian lebih lanjut.
Bagaimana dengan masker lidah buaya?
Lidah buaya atau aloe vera juga memiliki senyawa yang diteliti berkaitan dengan pigmentasi. Salah satunya adalah aloesin, yang dalam penelitian eksperimental menunjukkan kemampuan menghambat aktivitas tirosinase, yaitu enzim yang berperan dalam pembentukan melanin.
Namun, bukti tersebut belum berarti masker lidah buaya segar bisa menghilangkan flek hitam lama. Penelitian mengenai aloe untuk hiperpigmentasi pada manusia masih terbatas dan sebagian dilakukan pada kondisi khusus.
Salah satu laporan klinis pada empat pasien anak yang menjalani kemoterapi menemukan bahwa penggunaan gel aloe vera dapat mengurangi tampilan hiperpigmentasi akibat kemoterapi.
Kondisi tersebut berbeda dengan flek hitam akibat paparan sinar matahari, bekas jerawat, atau perubahan hormonal. Karena itu, hasil penelitian tersebut tidak bisa langsung diterapkan pada semua jenis flek wajah.
Jadi, apakah keduanya bisa menghilangkan flek hitam menahun?
Air beras dan masker lidah buaya belum memiliki bukti klinis yang cukup kuat untuk disebut sebagai solusi utama flek hitam menahun.
Keduanya mungkin memiliki kandungan yang berpotensi mendukung kesehatan kulit, tetapi jangan berharap flek yang sudah bertahun-tahun akan hilang hanya dengan rutin menggunakan bahan tersebut.
American Academy of Dermatology (AAD) menjelaskan bahwa hiperpigmentasi dapat membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk memudar. Jika pigmentasinya berada lebih dalam di kulit, proses pemudarannya bahkan dapat berlangsung lebih lama.
Jenis flek juga penting. Bercak hitam dapat muncul akibat bekas jerawat atau peradangan, paparan sinar matahari, perubahan hormonal, iritasi produk skincare, hingga kondisi seperti melasma. Penanganannya tidak selalu sama.
Apa yang lebih penting untuk memudarkan flek?
Langkah paling penting adalah melindungi kulit dari paparan sinar matahari. AAD merekomendasikan sunscreen dengan perlindungan broad-spectrum dan SPF 30 atau lebih untuk membantu mencegah pigmentasi semakin gelap.
Untuk kondisi tertentu seperti melasma dan hiperpigmentasi, sunscreen berwarna yang mengandung iron oxide juga dapat dipertimbangkan karena membantu memberikan perlindungan terhadap cahaya tampak.
Setelah perlindungan terhadap matahari dilakukan, bahan aktif dengan bukti lebih baik dapat dipertimbangkan. AAD menyebut beberapa bahan yang dapat membantu memudarkan dark spots, antara lain azelaic acid, glycolic acid, kojic acid, retinoid, dan vitamin C.
Tinjauan sistematis mengenai terapi topikal untuk hiperpigmentasi pascaperadangan juga menemukan dukungan penelitian yang lebih kuat untuk retinoid, hydroxy acids, dan sunscreen broad-spectrum dibandingkan banyak bahan botani.
Jika flek sudah berlangsung bertahun-tahun, semakin gelap, menyebar, atau tidak membaik meski sudah menggunakan skincare secara rutin, pemeriksaan dokter kulit dapat membantu memastikan apakah masalahnya merupakan bekas jerawat, melasma, age spots, atau jenis hiperpigmentasi lainnya.
Dengan demikian, air beras dan masker lidah buaya boleh saja digunakan sebagai bagian dari perawatan kulit jika cocok dan tidak menyebabkan iritasi, tetapi keduanya belum bisa dianggap sebagai cara terbukti untuk menghilangkan flek hitam menahun.
Perawatan flek sebaiknya berfokus pada diagnosis penyebab, perlindungan dari sinar matahari, dan penggunaan bahan aktif yang memiliki bukti ilmiah.