- Musim hujan memaksa orang menjemur pakaian di dalam ruangan yang berisiko menimbulkan bau apek akibat kelembapan tinggi.
- Masyarakat dapat mengatasi masalah tersebut dengan menambahkan cuka putih atau baking soda serta menghindari penumpukan baju basah.
- Proses pengeringan dalam ruangan juga bisa dipercepat menggunakan kipas angin, dehumidifier, serta pengaturan jarak jemuran yang tepat.
Suara.com - Saat musim hujan tiba, menjemur pakaian di dalam ruangan sering kali jadi satu-satunya pilihan.
Menjemur pakaian indoor memang bisa menjadi solusi, tetapi sirkulasi udara yang kurang baik dan tak terkena sinar matahari dapat membuat pakaian lembap lebih lama.
Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi tersebut dapat menimbulkan bau apek pada pakaian.
Namun, kamu tidak perlu langsung mencuci ulang seluruh pakaian. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu menghilangkan bau tersebut sekaligus membuat pakaian lebih cepat kering.
Simak 6 cara menghilangkan bau apek baju yang dijemur indoor saat musim hujan berikut ini.
1. Tambahkan Cuka Putih atau Baking Soda saat Mencuci
Bahan dapur seperti cuka putih dan baking soda adalah penetral bau alami yang sangat efektif. Jika pakaian kamu terlanjur berbau apek, rendam dengan campuran air dan setengah cangkir cuka putih selama 30 menit sebelum dicuci.
Alternatif lainnya, tambahkan 2–3 sendok makan baking soda bersama detergen saat proses pencucian. Kedua bahan ini ampuh membunuh bakteri penyebab bau yang menempel pada serat kain.
2. Jangan Menumpuk Pakaian Basah di Mesin Cuci
Kebiasaan membiarkan pakaian basah terlalu lama di dalam mesin cuci atau ember adalah pemicu utama tumbuhnya jamur dan bakteri.
Segera keluarkan dan gantung pakaian begitu proses pencucian selesai. Semakin cepat pakaian dianginkan, semakin kecil risiko munculnya bau apek.
3. Berikan Jarak Antar Pakaian saat Menjemur
Rahasianya ada pada sirkulasi udara. Jangan menjemur pakaian terlalu rapat di jemuran indoor. Beri jarak setidaknya 5–10 cm antar gantungan agar angin bisa mengalir bebas di sela-sela kain.
Jika memungkinkan, gunakan hanger (gantungan baju) daripada melipatnya di kawat jemuran agar bagian dalam pakaian juga cepat kering.
4. Manfaatkan Kipas Angin atau Dehumidifier
Karena tidak ada sinar matahari, bantu proses pengeringan dengan bantuan alat elektronik. Arahkan kipas angin langsung ke deretan jemuran untuk mempercepat penguapan air.
Jika kamu memiliki dehumidifier, nyalakan di ruangan jemur untuk menyerap kelembapan udara secara maksimal sehingga baju cepat kering tanpa menyerap bau lembap.
5. Jemur di Ruangan dengan Sirkulasi Udara Terbaik
Pilih ruangan yang memiliki ventilasi baik, seperti dekat jendela atau area terpapar angin.
Hindari menjemur di dalam kamar tidur yang tertutup atau kamar mandi, karena tingkat kelembapannya sangat tinggi dan membuat proses pengeringan lambat, yang justru memicu bau apek makin menyengat.
6. Gunakan Semprotan Alkohol atau Fabric Spray sebelum Disetrika
Jika baju sudah kering tetapi masih menyisakan sedikit bau kurang sedap, semprotkan cairan campuran air dan sedikit alkohol atau fabric spray khusus sebelum menyetrikanya.
Panas dari setrika akan membantu menguapkan sisa kelembapan sekaligus mengunci keharuman pada serat kain.
Dengan menerapkan trik-trik sederhana di atas, kamu tidak perlu khawatir lagi dengan masalah baju apek saat musim hujan. Pakaian tetap bersih, kering sempurna, dan wangi sepanjang hari!