Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB
Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading (Dok. Istimewa)
BACA 10 DETIK
  • Pasar Chatuchak asal Bangkok akan diselenggarakan di Old Shanghai, Sedayu City Kelapa Gading.
  • Acara kuliner dan jajanan viral tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7 hingga 18 Oktober 2026.
  • Pengunjung dapat menikmati pengalaman berburu makanan khas Thailand tersebut tanpa harus pergi langsung ke Bangkok.

Suara.com - Bagi wisatawan yang pernah berkunjung ke Bangkok, nama Chatuchak tentu bukan sesuatu yang asing. Pasar yang membentang luas itu kerap menjadi salah satu destinasi yang masuk daftar kunjungan, terutama bagi mereka yang gemar berburu makanan dan jajanan viral.

Menyusuri Chatuchak memang bukan sekadar soal berbelanja. Ada sensasi tersendiri ketika berjalan dari satu lorong ke lorong lainnya, melihat deretan kios yang seolah tidak ada habisnya, sembari mencium aroma makanan yang datang silih berganti.

Belum tentu tahu ingin makan apa ketika datang, tetapi justru itulah bagian menariknya. Dari makanan berat, camilan, minuman segar, buah hingga street food, berbagai pilihan bisa ditemukan sepanjang perjalanan.

Pengalaman semacam itu kini bisa dirasakan lebih dekat dari Jakarta. Pada 7-18 Oktober 2026, Chatuchak Market hadir di Old Shanghai, Sedayu City Kelapa Gading. 

Selama 12 hari, kawasan tersebut akan menjadi tempat berburu kuliner dan jajanan viral dengan suasana yang berbeda dari pasar pada umumnya.

Alih-alih berada di tengah Bangkok, pengunjung akan menjelajahi bazar yang berada di kawasan bernuansa Shanghai tempo dulu.

Konsep tersebut menarik karena Chatuchak sendiri identik dengan pengalaman menjelajah. Pasar yang berada di Bangkok itu dikenal sebagai salah satu pasar akhir pekan terbesar di dunia.

Lebih dari 15.000 kios tersebar di dalamnya dengan beragam kategori, mulai dari fashion, kerajinan, dekorasi rumah, tanaman hingga makanan dan minuman.

Dengan skala sebesar itu, berjalan-jalan di Chatuchak sering kali terasa seperti sebuah petualangan kecil. Tujuan awal bisa saja hanya ingin mencari makanan tertentu, tetapi di tengah perjalanan perhatian justru teralihkan oleh jajanan lain yang terlihat menggoda.

Elemen berburu kuliner inilah yang coba dibawa ke Old Shanghai. Chatuchak Market di Old Shanghai juga menghadirkan kuliner viral sekaligus pengalaman event yang sebelumnya disebut telah menjangkau lebih dari 60 kota besar.

Menariknya, pengalaman tersebut hadir di kawasan yang memang sudah lekat dengan dunia kuliner. Old Shanghai berdiri di atas lahan sekitar 14.515 meter persegi dengan konsep arsitektur yang terinspirasi dari Shanghai masa lampau. 

Deretan bangunan, lampion, gerbang dan ornamen bergaya Tiongkok membuat kawasan ini memiliki karakter visual yang cukup kuat.

Pengunjung dapat berjalan melewati sejumlah area seperti Dragon Alley, Empress Garden, Dragon Gate, Tiger’s Gate hingga Phoenix Gate.

Di sela-sela perjalanan, pengunjung bisa berhenti untuk mencicipi jajanan yang tersedia di area Chatuchak Market. Setelah itu, eksplorasi kuliner masih dapat dilanjutkan ke berbagai tenant permanen di Old Shanghai.

Pilihan yang tersedia pun tidak hanya makanan khas China. Kawasan tersebut memiliki restoran, street food, makanan Peranakan hingga berbagai pilihan kuliner Asia.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com