Sambal Bawang hingga Cumi Hitam, Pilihan Sambal Kemasan dengan Cita Rasa Nusantara

Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:51 WIB
Eatsambel. (Dok. Ist)
BACA 10 DETIK
  • Merek lokal Eatsambel memproduksi sambal kemasan praktis bertekstur kasar dengan berbagai varian cita rasa khas daerah sejak 2019.
  • CEO Renaldo Akhira menyatakan produk tersebut diadaptasi dari resep keluarga untuk melengkapi beragam hidangan kuliner Nusantara.
  • Perusahaan memperluas jalur distribusi produk ke berbagai jaringan ritel modern di wilayah Jabodetabek serta layanan daring Astro.

Suara.com - Sambal menjadi pelengkap yang sulit dipisahkan dari beragam hidangan masyarakat Indonesia. Mulai dari nasi hangat, ayam goreng, hingga ikan bakar, kehadiran sambal bisa menambah cita rasa makanan.

Kini, sambal dengan karakter rasa khas daerah juga semakin mudah dinikmati dalam kemasan praktis.

Perubahan gaya hidup dan mobilitas masyarakat turut mendorong kebutuhan akan produk makanan yang praktis tanpa meninggalkan cita rasa yang akrab di lidah. Sambal kemasan pun hadir dengan beragam pilihan, mulai dari sambal bawang hingga sambal dengan tambahan lauk seperti cumi, teri, dan ikan cakalang.

Salah satu merek lokal yang mengembangkan produk dengan pendekatan tersebut adalah Eatsambel. Merek yang memulai bisnis melalui kanal digital ini menawarkan berbagai varian sambal yang terinspirasi dari resep keluarga dan kekayaan kuliner Nusantara.

Karakter cabai yang relatif kasar menjadi salah satu ciri produk Eatsambel. Tekstur tersebut dihadirkan untuk memberikan sensasi yang menyerupai sambal ulek rumahan. Pilihan produknya juga tersedia dalam beberapa format kemasan, mulai dari kaleng, pouch, hingga sachet.

Dari sisi rasa, setiap varian memiliki karakter tersendiri. Bawang Ojolali menggunakan bawang khas Brebes, sementara Ireng Ojolali terinspirasi dari sambal khas Madura.

Ada pula Cumi Ciamik dengan topping cumi, Cakalang Rindu yang menggunakan ikan cakalang sangrai, serta Ayam Suwir Icikiwir yang memadukan suwiran dada ayam dengan rempah Nusantara.

Sementara itu, Teringat Kamu menggabungkan teri Medan dengan bumbu sambal, sedangkan Cumi Item Bara menggunakan tinta cumi sebagai bagian dari racikan bumbunya.

CEO Eatsambel Renaldo Akhira mengatakan, pengembangan produk tersebut berangkat dari resep keluarga dan cita rasa khas daerah yang diadaptasi menjadi produk praktis.

Melalui semangat Teman di Setiap Santapan, Eatsambel ingin menghadirkan sambal sebagai pelengkap berbagai hidangan Nusantara, bukan hanya untuk jenis makanan tertentu.

Selain mengembangkan pilihan rasa, akses terhadap produk juga menjadi bagian dari strategi Eatsambel. Setelah membangun bisnis melalui platform digital sejak 2019, perusahaan kini memperluas distribusi ke jaringan ritel modern.

Eatsambel telah hadir di sejumlah jaringan ritel di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), termasuk The Foodhall, TipTop, Naga Pasar Swalayan, dan Indogrosir. Produk ini juga tersedia melalui sejumlah toko independen dan layanan belanja daring Astro.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com