- Eyelash extension dan lash lift memiliki teknik pengerjaan yang berbeda.
- Kedua perawatan ini memberikan tampilan bulu mata yang tidak sama.
- Ketahanan, biaya, dan perawatan menjadi hal yang perlu dipertimbangkan.
Suara.com - Perbedaan eyelash extension dan lash lift terletak pada teknik pengerjaan dan hasil akhirnya.
Eyelash extension menggunakan teknik menambahkan helai bulu mata buatan agar terlihat lebih panjang, tebal, dan bervolume. Sementara itu, lash lift melentikkan bulu mata asli tanpa menambahkan helai baru.
Keduanya dapat membuat mata terlihat lebih tegas, tetapi memberikan efek yang berbeda. Eyelash extension cocok untuk tampilan yang lebih dramatis, sementara lash lift sesuai bagi yang menginginkan bulu mata lentik dengan kesan natural.
Selain hasil akhir, kedua perawatan ini juga memiliki perbedaan dari segi ketahanan, biaya, dan perawatan setelah prosedur.
Berikut informasi selengkapnya mengenai perbedaan eyelash extension dan lash lift.
Eyelash extension dan lash lift sama-sama memiliki risiko iritasi pada area mata, terutama jika bahan yang digunakan tidak cocok atau prosedur dilakukan secara tidak tepat.
1. Perbedaan Hasil Eyelash Extension dan Lash Lift
Perbedaan paling mudah dikenali dari eyelash extension dan lash lift adalah tampilan bulu mata setelah perawatan.
Eyelash extension memberikan efek bulu mata yang lebih panjang, tebal, dan bervolume karena ada helai tambahan yang ditempelkan pada bulu mata asli.
Sementara itu, lash lift berfokus pada pembentukan bulu mata asli agar terlihat lebih terangkat dan lentik. Perawatan ini tidak menambahkan bulu mata buatan sehingga hasilnya cenderung lebih natural.
2. Perbedaan Teknik Pengerjaan
Eyelash extension dilakukan dengan menempelkan helai bulu mata buatan satu per satu pada bulu mata asli menggunakan perekat khusus. Proses pemasangannya membutuhkan ketelitian agar susunan bulu mata terlihat rapi dan sesuai dengan bentuk mata.
Pengerjaan eyelash extension umumnya membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam, bergantung pada model dan jumlah helai yang dipasang.
Berbeda dengan extension, lash lift dilakukan dengan mengatur arah dan bentuk bulu mata asli menggunakan bantalan silikon serta larutan khusus. Bulu mata dibentuk agar tampak lebih terangkat dari pangkalnya dan menghasilkan efek lentik.
Proses lash lift biasanya lebih singkat, sekitar 45 menit hingga satu jam. Durasi sebenarnya dapat berbeda sesuai teknik yang digunakan dan kondisi bulu mata.
3. Perbedaan Ketahanan Hasil
Daya tahan hasil menjadi pertimbangan penting sebelum memilih eyelash extension atau lash lift. Keduanya dapat bertahan selama beberapa minggu, tetapi memiliki mekanisme yang berbeda.
Eyelash extension umumnya bertahan sekitar 2–4 minggu sebelum membutuhkan pengisian ulang atau retouch.
Sementara itu, hasil lash lift biasanya bertahan sekitar 6–8 minggu. Efek lentiknya akan berkurang secara bertahap seiring pertumbuhan dan pergantian bulu mata alami.
4. Perbedaan Perawatan Setelah Prosedur
Eyelash extension membutuhkan perhatian lebih agar helai tambahan tidak mudah lepas atau berubah arah. Area mata perlu dibersihkan dengan lembut, sementara kebiasaan menggosok mata dan menarik bulu mata perlu dihindari.
Penggunaan produk pembersih berbahan minyak juga perlu disesuaikan dengan jenis perekat dan instruksi dari teknisi karena beberapa produk dapat memengaruhi daya rekat extension.
Pengisian ulang secara berkala diperlukan untuk mempertahankan tampilan yang penuh.
Lash lift relatif lebih praktis karena tidak menggunakan helai tambahan. Meski begitu, bulu mata tetap perlu dirawat dengan lembut, terutama setelah prosedur.
5. Perbedaan Biaya Perawatan
Dari segi biaya, eyelash extension cenderung membutuhkan anggaran lebih besar karena memerlukan helai bulu mata buatan, perekat khusus, dan pengerjaan yang teliti.
Biaya lanjutan juga perlu diperhitungkan jika ingin mempertahankan hasilnya melalui retouch.
Lash lift biasanya lebih ekonomis untuk perawatan jangka panjang karena tidak memerlukan pemasangan bulu mata tambahan dan umumnya tidak membutuhkan pengisian ulang setiap beberapa minggu.
6. Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Eyelash extension maupun lash lift memiliki risiko iritasi. Pada eyelash extension, perekat atau bahan bulu mata buatan dapat memicu iritasi maupun reaksi alergi pada sebagian orang.
Pemasangan yang kurang tepat juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan di sekitar mata.
Sementara itu, lash lift menggunakan larutan kimia untuk mengubah bentuk bulu mata. Paparan bahan tersebut pada kulit atau mata dapat menyebabkan iritasi, terutama jika prosedur dilakukan secara tidak tepat.