Rahasia Kulit Kencang Tanpa Mengubah Karakter Wajah, Collagen Stimulator Kini Makin Dilirik

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:50 WIB
ilustrasi kulit awet muda (magnific)
BACA 10 DETIK
  • Masyarakat kini menyukai tren perawatan aging gracefully menggunakan collagen stimulator untuk menjaga kesehatan kulit secara bertahap.
  • JULÄINE Collagen Stimulator asal Swedia memanfaatkan PLLA dan teknologi LaSynPro untuk merangsang pembentukan kolagen baru.
  • Dr. Latisha Lubianca dari BMDERMA Clinic menyatakan pentingnya keamanan, izin resmi, dan kompetensi dokter sebelum prosedur.

Suara.com - Tren perawatan estetika terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang. 

Jika sebelumnya perawatan wajah kerap identik dengan perubahan instan dan penambahan volume, kini pendekatan aging gracefully semakin mendapat perhatian.

Fokusnya bukan mengubah karakter wajah, melainkan mempertahankan kulit agar tetap sehat, kencang, dan terlihat segar secara natural seiring bertambahnya usia.

Perubahan ini turut mendorong popularitas regenerative aesthetics, yakni pendekatan perawatan yang berfokus pada proses regenerasi jaringan kulit. 

Salah satu pilihan yang berkembang dalam kategori ini adalah collagen stimulator, termasuk JULÄINE Collagen Stimulator asal Swedia yang mengandung PLLA (Poly-L-Lactic Acid) dengan teknologi LaSynPro.

Mengenal Collagen Stimulator dan Perannya dalam Menjaga Kualitas Kulit

dr. Latisha Lubianca M.Biomed (AAM), dokter estetika dari BMDERMA Clinic (Dok. Istimewa)

Kolagen merupakan protein struktural penting yang membantu menjaga kekuatan, elastisitas, dan kekencangan kulit. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami tubuh menurun. 

Kondisi ini dapat berkontribusi terhadap munculnya garis halus, berkurangnya elastisitas, serta kulit yang mulai kendur. Perawatan kulit dari luar tetap memiliki peran dalam menjaga kesehatan kulit. 

Namun, pendekatan untuk mengatasi perubahan struktural pada lapisan kulit yang lebih dalam dapat memerlukan penanganan berbeda sesuai kondisi masing-masing individu.

Di sinilah collagen stimulator berperan. Berbeda dengan dermal filler berbahan dasar hyaluronic acid yang umumnya digunakan untuk menambah volume secara langsung, collagen stimulator bekerja dengan merangsang proses pembentukan kolagen baru atau neokolagenesis. 

Hasilnya berkembang secara bertahap seiring respons jaringan tubuh terhadap bahan yang disuntikkan. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip aging gracefully , yaitu merawat kulit agar tetap terlihat segar tanpa harus mengubah bentuk wajah secara berlebihan. 

Meski demikian, hasil perawatan dapat berbeda pada setiap orang dan tetap bergantung pada kondisi kulit, teknik tindakan, serta respons biologis masing-masing pasien.

JULÄINE dan Teknologi LaSynPro

JULÄINE Collagen Stimulator mengandalkan PLLA sebagai bahan aktif untuk merangsang pembentukan kolagen. Menurut informasi produk yang disampaikan, teknologi LaSynPro dirancang untuk mendukung distribusi partikel yang seragam dan proses pencampuran yang merata sebelum digunakan.

Karakteristik formulasi menjadi salah satu aspek penting dalam pemilihan produk biostimulator. Partikel dengan bentuk dan permukaan yang seragam serta proses pencampuran yang baik dapat mendukung konsistensi sediaan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com