/
Selasa, 28 Februari 2023 | 20:02 WIB
Buku terpanjang di dunia berjudul "Jejak Sejarah Indonesia" dipamerkan di Rumah Budaya Kratonan (Suara.com/Ari Purnomo)

Nama Hindia dipilih karena sesuai dengan letaknya yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Adapun nama Hindia sendiri pertama kali diciptakan oleh Herodotus, ahli sejarah asal Yunani.

4. Hindia Belanda tahun 1596

Pada tahun 1596, bangsa Belanda datang ke Hindia hingga menaklukkan wilayah Hindia di bawah pimpinan Cornelis de Houtman. Hindia pun berubah menjadi Hindia Belanda.

Penambahan nama Belanda setelah kata Hindia, sebagai penekanan bahwa Hindia milik kekuasan Belanda. 

Pada masa penjajahan tersebut, seluruh orang-orang Eropa menyebut Indonesia dengan sebutan Hindia Belanda. Jika diambil ke dalam bahasa Belanda menjadi Hindia Timur.

5. Insulinde tahun 1860

Pada tahun 1860 seorang penulis terkenal asal Belanda, Eduard Douwes Dekker mengusulkan nama baru. Karena merasa jijik mendengar nama Hindia Belanda yang diberikan Belanda untuk Indonesia.

Hal ini karena Belanda telah melakukan perlakuan buruk terhadap rakyat Indonesia. Sehingga nama Hindia Belanda mendapat stigma negatif di dunia Internasional.

Edward Douwes Dekker pun sering mengkritik perlakuan buruk penjajah Belanda terhadap rakyat Indonesia. Hingga ia mengusulkan nama baru dan mengganti nama Hindia Belanda menjadi Insulinde.

Baca Juga: Berikut Daftar Pemenang Penghargaan The Best FIFA 2022, Lionel Messi Puas Kembali Raih Kategori Pemain Terbaik

Insulinde sendiri berasal dari kata Insula, dalam bahasa latin memiliki arti kepulauan. Insulinde memiliki arti Kepulauan Hindia.

6. Kepulauan Melayu tahun 1869

Pada tahun 1869, Alfred Russel Wallace yang merupakan penjelajah asal Inggris mempopulerkan sebuah nama baru untuk Insulinde yaitu Kepulauan Melayu. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi The Malay Archipelago.

Nama Kepulauan Melayu ini diberikan karena memiliki makna pulau melayu yang menguasai lautan. Wilayah tersebut bukan hanya Indonesia, melainkan termasuk juga Malaysia dan Singapura saat itu.

7. To-Indo tahun 1942

Pada tahun 1942, bangsa Indonesia dijajah Jepang. Selama kekuasaan ini nama Indonesia berubah menjadi To-Indo, dalam bahasa Jepang berarti Hindia Timur.

Load More