LINIMASA - Luas Australia hampir sebesar Amerika Serikat dan dua kali lebih besar dari India. Artikel ini akan membahas kenapa populasi Australia sedikit, meskipun luas negaranya sangat besar.
Populasi Australia hampir sebanding dengan Korea Utara. Dengan luas wilayah yang sangat besar, negara kangguru itu hanya memiliki populasi sekitar 26,3 juta jiwa.
Sedangkan, Korea Utara memiliki populasi sebanyak 26,1 juta jiwa. Bahkan populasi kangguru bisa terbilang lebih banyak dengan sekitar 44 juta ekor.
Jika dilihat dari satelit luar angkasa, di Australia hanya sedikit cahaya saja yang nampak. Itu pun hanya di beberapa sudut saja.
Jadi kenapa Australia hanya memiliki populasi sedikit, padahal luas wilayahnya amat membentang?
Dilansir dari kanal YouTube Willyhamzah2, di tengah peta Australia tampak gurun yang membentang. Sedangkan, yang dipenuhi oleh tanaman hijau hanya di sekitaran pantainya saja.
Di gurun yang kering itu, diketahui memiliki suhu sangat sangat panas mencapai 40 derajat celcius. Ditambah, tidak adanya sungai atau air untuk kebutuhan sehari-hari bagi manusia.
Maka tak heran jika kebanyakan penduduk Australia yang lebih memilih tinggal di pesisir pantai ketimbang di tengah bagian negara tersebut.
Selain itu, di tengah gurun Australia ini dihuni banyak binatang buas, termasuk kangguru sebagai habitat asli mereka.
Baca Juga: Lezat dan Murah, Berikut 5 Manfaat Tempe untuk Kesehatan Tubuh
Semoga bermanfaat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026