LINIMASA - Daerah Artemovsk menjadi arena perang Angkatan Bersenjata Federasi Rusia VSRF dan Angkatan Bersenjata Ukraina (ZSU).
Selama kurang lebih 100 hari, Ukraina mempertahankan daerah Artemovsk karena menjadi salah satu daerah distribusi logistik militer Ukraina.
Ukraina akhirnya menarik pasukan dari Artemovsk karena sudah tidak kuat mengatasi gempuran VSRF hingga banyak korban yang berjatuhan.
Dikutip dari kantor berita Rusia, Ria Novosti, Yuriy Marchenko (warga sipil yang berhasil diselamatkan) mengungkapkan jika ia melihat puluhan mayat militer Ukraina tergeletak di wilayah Artemovsk.
Militer Ukraina berhasil mengevakuasi warga sipil ke wilayah yang diduduki Rusia. Pada hari Jumat, banyak penduduk sipil Artemovsk dibawa ke Donetsk satu diantaranya adalah Marchenko.
“Kami dibawa ke titik (red. evakuasi) dan dengan berjalan kaki kami berjalan ke titik lain, 17 kilometer melewati lumpur," ujar Marchenko dikutip dari Ria Novosti.
Hari sudah mulai gelap, bulan muncul, kami ada di hutan lalu saya bertanya kepada orang-orang (Wagnerites. — Kira-kira. ed.) "Siapa mereka, milik kita atau itu?," tanya Marchenko.
"Mereka (Red- personil militer Ukraina) Puluhan orang tergeletak di hutan," kata sumber itu.
Pasukan Ukraina Mundur dari Artemovsk karena sudah banyak korban berjatuhan karena perang sudah berlangsung selama 110 hari.
Magyar mengungkapkan jika dirinya tidak cukup puas dengan perintah tarik mundur pasukan Ukraina, hal itu disebabkan perang sudah dilakukan selama 110 hari demi mempertahankan Artemovsk.
"Apa alasan pemindahan pada saat kritis bagi Bahamut, ketika kami menghabiskan 110 hari tugas tempur di sini?" kata Magyar melanjutkan.
Meski begitu, Magyar tetap patuh dengan perintah dari pusat terkait dengan tarik pasukan Ukraina dari Bahamut.
"Saya seorang prajurit militer. Jadi saya tidak akan mengomentari perintah komando pertahanan Artemovsk. Kami mengikuti perintah itu," ujarnya.
Berita Terkait
-
Song Mino WINNER Umumkan Tanggal Wajib Militer: Jadi Pekerja Sosial
-
Sangat Memukau! Inilah 4 Penampilan J-Hope Jelang Rilis Single Terbarunya On the Street
-
Terima Delegasi Ukraina, BKSAP Dukung Upaya Ukraina Mewujudkan Perdamaian
-
7 Artis Korea Ini Akan Wajib Militer pada Bulan Maret 2023, Ada Nam Joo Hyuk!
-
Sempat Bikin Fans Bingung, Ternyata Ini Alasan j-hope BTS Wamil Lebih Cepat
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Self-Love Bisa Dimulai dari Mandi, Harashta Haifa Pilih Aroma Sabun yang Bikin Mood Naik
-
Skenario Jatuh di Kamar Mandi Runtuh! Makam Khoiriyah Dibongkar, Kakak Kandung Diperiksa
-
Qualcomm Snapdragon X2 Elite atau Nvidia RTX Spark, Mana Chip ARM Terbaik untuk Laptop?
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'
-
Abel Cantika Pilih Busana Anak Bertema Karakter, Ini Manfaatnya bagi Tumbuh Kembang Si Kecil
-
17 Tim Peraih Juara MPL ID S1 hingga S17, Bigetron by Vitality Jadi Juara Baru
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja