/
Sabtu, 04 Maret 2023 | 19:00 WIB
Patroli tentara Rusia di Mariupol Ukraina. (Foto: AFP)

LINIMASA - Daerah Artemovsk menjadi arena perang Angkatan Bersenjata Federasi Rusia  VSRF dan Angkatan Bersenjata Ukraina (ZSU).

Selama kurang lebih 100 hari, Ukraina mempertahankan daerah Artemovsk karena menjadi salah satu daerah distribusi logistik militer Ukraina.

Ukraina akhirnya menarik pasukan dari Artemovsk karena sudah tidak kuat mengatasi gempuran VSRF hingga banyak korban yang berjatuhan.

Dikutip dari kantor berita Rusia, Ria Novosti, Yuriy Marchenko (warga sipil yang berhasil diselamatkan) mengungkapkan jika ia melihat puluhan mayat militer Ukraina tergeletak di wilayah Artemovsk.

Militer Ukraina berhasil mengevakuasi warga sipil ke wilayah yang diduduki Rusia. Pada hari Jumat, banyak penduduk sipil Artemovsk dibawa ke Donetsk satu diantaranya adalah Marchenko.

“Kami dibawa ke titik (red. evakuasi) dan dengan berjalan kaki kami berjalan ke titik lain, 17 kilometer melewati lumpur," ujar Marchenko dikutip dari Ria Novosti.

Hari sudah mulai gelap, bulan muncul, kami ada di hutan lalu saya bertanya kepada orang-orang (Wagnerites. — Kira-kira. ed.) "Siapa mereka, milik kita atau itu?," tanya Marchenko.

"Mereka (Red- personil militer Ukraina) Puluhan orang tergeletak di hutan," kata sumber itu.

Pasukan Ukraina Mundur dari Artemovsk karena sudah banyak korban berjatuhan karena perang sudah berlangsung selama 110 hari. 

Baca Juga: Prioritas Pertamina Menangani Kebakaran Depo Plumpang Jakarta Utara: Urus Korban dan Selidiki Kejadian

Magyar mengungkapkan jika dirinya tidak cukup puas dengan perintah tarik mundur pasukan Ukraina, hal itu disebabkan perang sudah dilakukan selama 110 hari demi mempertahankan Artemovsk.

"Apa alasan pemindahan pada saat kritis bagi Bahamut, ketika kami menghabiskan 110 hari tugas tempur di sini?" kata Magyar melanjutkan.

Meski begitu, Magyar tetap patuh dengan perintah dari pusat terkait dengan tarik pasukan Ukraina dari Bahamut.

"Saya seorang prajurit militer. Jadi saya tidak akan mengomentari perintah komando pertahanan Artemovsk. Kami mengikuti perintah itu," ujarnya.

Load More