/
Minggu, 05 Maret 2023 | 13:05 WIB
Poster UFC 285 antara Valentina Shevchenko versus Alexa Grasso. (UFC)

LINIMASA - Kejutan terjadi saat laga perebutan sabuk kelas terbang putri Ultimate Fighting Championship (UFC) antara Alexa Grasso versus Valentina Shevchenko dalam helatan UFC 285 di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu (5/3/2023).

Alexa Grasso secara mengejutkan berhasil merebut sabuk juara kelas terbang putri dari pinggang Shevchenko. 

Shevchenko merupakan petarung yang diunggulkan untuk bisa mempertahan tahtanya. Namun, dalam pertarungan mix martial art (MMA) hasil tak bisa diprediksi.

Grasso membenamkan Shevchenko pada rode empat melalui kuncian face crank, tepatnya menit 4:34. Bullet--julukan Shevchenko, tak mampu bertahan saat ronde empat menyisakan waktu kurang dari setengah menit lagi. 

Semula Shevchenko melakukan spinning back kick, tapi tendangan memutarnya itu meleset dan Grasso dengan cepat menyergap badan bagian belakang Shevchenko, lantas meraih bagian leher.

Shevchenko langsung terjatuh ke bawah dan kemudian Grasso melakukan kuncian face crank. Tak butuh waktu lama bagi Grasso untuk membuat Shevchenko menyerah. 

Dalam tiga ronde sebelumnya, Shevchenko tampak mendominasi jalannya pertarungan. Tahu kemampuan striking Grasso cukup tajam, petarung asal Kirgistan tersebut memutuskan membawa pertarungan ke bawah. 

Beberapa kali Shevchenko berhasil melancarkan take down kepada Grasso. Ia mendominasi pertarungan bawah. 

Memasuki ronde keempat, Shevchenko tetap berusaha melakukan take down, tapi Grasso kali ini berhasil menanggulangi serangan Shevchenko. 

Baca Juga: Erick Thohir Instruksikan Perusahaan BUMN Bentuk Tim Risiko Bisnis dengan Tujuan Berikut

Memasuki akhir ronde keempat Shevchenko melakukan kesalahan yang berakhir dengan kuncian Grasso melalui teknik face crank. 

Face crank merupakan kuncian yang menyasar dagu dan sebian wajah lawan dengan cara menyilangkan legan. Posisi badan harus berada di belakang atau disamping lawan untuk melancarkan teknik kuncian tersebut.

Kuncian tersebut pun merupakan jurus yang sukses membuat Conor McGregor menyerah saat bertemu Khabib Nurmagomedov. Kala itu, Khabib melakukan kuncian face rank untuk mengalahkan McGregor. 

Grasso mengaku sangat senang karena bisa menjadi juara baru di kelas terbang putri UFC. Ia berhasil menghentikan dominasi Shevchenko yang tercatat sudah tujuh kali mempertahankan gelar juaranya. 

"Ini seperti mimpi. Sabuk ini merupakan apa yang saya inginkan sejak dulu," kata Grasso saat diwawancarai Joe Rogan setelah pertandingan.

Load More