LINIMASA - Habib Rizieq Shihab pernah diundang ke dalam sebuah acara talk show dan berbincang-bincang seputar kehidupan rumah tangganya. Habib Rizieq menyebutkan alasan kenapa dirinya tidak poligami lantaran tidak ingin dakwahnya terbengkalai.
Ia menjelaskan bahwa dirinya sibuk berdakwah, dan mengakui tidak bisa adil kalau harus poligami. Pasalnya, jika poligami menurut Habib, khawatir kalau aktivitas dakwahnya terbengkalai.
"Saya lihat kalau saya poligami, saya gak bakal bisa adil nih. Wah kalau saya poligami jangan-jangan nanti dakwah saya terbengkalai," kata Rizieq, dikutip dari kanal YouTube Short Ferisa Chanel 16, Minggu (5/3/2023).
Habib Rizieq melanjutkan, dirinya hanya memiliki waktu 2 sampai 3 hari di rumah bersama keluarga. Hal tersebut juga menjadi alasan kenapa ia memilih untuk tidak poligami, lantaran sibuk berdakwah di berbagai daerah di Tanah Air.
"Ini karena jangankan istri 4, istri 1 saja sebelum saya dibebaskan bersyarat nih, sebelum banyak perkata itu. Di rumah mungkin dalam sebulan cuma 2 atau 3 hari," pungkasnya.
Selain itu, ia juga menjelaskan terkait kesibukannya dalam berdakwah selama beberapa hari di luar pulau. Sehingga hanya punya waktu sebentar di rumah.
"Kita ke Aceh 14 hari, ke ke Kalimantan 14 hari, nanti kita ke Sulawesi, kita ke sana ke mari. Kadang-kadang sebulan di rumah cuma 2 hari, di rumah cuma 3 hari," ujarnya.
Kemudian, seorang host dalam acara talk show tersebut bertanya kepada Habib terkait putrinya.
"Habib punya berapa putri?" tanya host tersebut.
Baca Juga: Bicara Pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024, PKS Ungkap Kriterianya
Habib dengan lantang menjawab, meskipun ia sibuk berdakwah di berbagai darah, akan tetapi kebutuhan biologis istrinya selalu terpenuhi.
"7 produksi jalan terus," jawab Habib.
Di akhir perbincangan tersebut, Habib RIzieq mengungkapkan bahwa dari ke 7 putrinya yang sudah menikah 5.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba