LINIMASA - Buya Yahya dalam sebuah ceramah pernah ditanya oleh salah seorang jamaah soal fenomena membid'ahkan dalam Islam.
Jamaah itu bertanya bagaimana menyikapi orang-orang yang suka membid'ahkan dalam setiap amalan yang dilakukan oleh umat Islam.
Berikut bunyi pertanyaanya
"Apa yang harus kita lakukan apabila ada orang yang selalu membid’ahkan amalan amalan yang sering dilakukan?," tanya seorang jamaah dikutip dari laman buyayahya.org.
Buya yahya menjawab jika seorang muslim tidak boleh merasa paling suci dan benar dalam menjalankan syari'at Islam.
Sikap yang pertama dilakukan adalah koreksi dalam diri jangan-jangan benar apa yang dikatakan bid'ah itu benar adanya.
"Seseorang tidak boleh merasa suci dan paling baik dan benar. Sikap kita jika ada orang yang membid’ahkan kita adalah koreksi diri karena bisa saja apa yang dikatakan orang itu benar," jawab Buya Yahya.
Meski begitu yang harus ditelaah lebih dalam adalah saat kita ingin membid'ahkan orang lain.
"Akan tetapi yang harus lebih koreksi diri adalah di saat kita ingin membidahkan orang lain," ujar Buya Yahya
Baca Juga: Prediksi AC Milan vs Salernitana di Liga Italia: Preview, Head to Head dan Link Live Streaming
Sikap membid'ahkan orang-lain itu termasuk ke dalam sikap kita merasa paling benar di antara muslim yang lain.
"Karena di saat kita membidahkan itu artinya kita merasa lebih benar dari orang lain," kata Buya Yahya.
Apabila kita terlanjur membid'ahkan kemudian itu ternyata salah, Buya Yahya mengungkapkan jika kita harus segera insaf dan bertaubat.
"Jika kita sudah koreksi diri disaat dibid’ahkan dan ternyata kita salah kita harus segera insyaf dan jika kita dalam kondisi benar berdasarkan dalil dan hujjahnya menurut para ulama maka penilaian baru kita arahkan kepada orang yang membid’ahkan," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya menegaskan jika belum bertanya kepada guru kemudian kita sudah membid'ahkan maka termasuk perbuatan fitnah.
"Sudahkah dia bertanya kepada yang dibid’ahkan (tentunya kepada ulamanya orang yang dibid’ahkan), Jika belum, maka orang yang mudah membid’ahkan itu adalah ahli fitnah sekaligus ahli bid’ah," ujar Buya Yahya.
Berita Terkait
-
Hukum Bersetubuh di Siang Bolong Saat Puasa Ramadhan Menurut Buya Yahya
-
Hukum Memelihara Kucing di Rumah, Ustadz Khalid Basalamah: JANGAN!
-
Marital Rape: Pemerkosaan Dalam Perkawinan yang Kerap Dinormalisasi
-
Serunya Pekan Olahraga Pemasyarakatan, Dubes Asing Lomba Balap Karung dengan Warga Binaan
-
Ngeri! Kelak di Padang Mahsyar Ada Manusia Dibangkitkan dengan Muka Tak Berdaging, Apa Dosanya? Ini Kata Buya Yahya
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo