LINIMASA - Pelatih Timnas Indonesia u-20, Shin Tae-yong mengatakan sosok striker muda yang berpotensi menjadi pemain besar dan bersaing di level dunia ada di Indonesia. Pemain tersebut yakni Hokky Caraka, pemain muda milik PSS Sleman.
Pelatih berpaspor Korea Selatan tersebut mengakatan Hokky merupakan pemain ideal untuk mengisi lini depan skuad Timnas Indonesia U-20 saat ini.
Tak hanya di Indonesia, kata dia, Hokky merupakan talenta muda potensial di Asia Tenggara. Pemain berusia 18 tahun tersebut bisa berkembang dan menjadi perhatian dunia kalau pemain tersebut mau sungguh-sungguh dan bekerja keras bagai kuda.
"Hokky, saya nilai cukup baik untuk level Asia Tenggara. Usaha dan mental itu diperlukan juga agar dia bisa berkembang lebih jauh, bukan hanya di Asia Tenggara tapi juga [di level] lainnya," kata Shin Tae-yong kepada awak media, Senin (20/3/2023).
Hokky Caraka terus menunjukkan kemampuannya saat menjadi ujung tombak Timnas U-20, sejak dipanggil oleh Shin Tae-yong. Ia menjadi pilar utama skuad berjulukan Garuda Nusantara.
Terkini, Hokky tercatat tampil sebanyak 12 kali bersama Timnas Indonesia U-20 dengan menorehkan sembilan gol dari tiga turnamen yang diikuti yakni Piala AFF U-19 2022, Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, dan Piala Asia U-20 2023.
Gol terakhir yang dilesakkan Hokky ke gawang musuh yakni kala Garuda Nusantara menundukkan Suriah di Piala Asia U-20 2023.
Hokky pun kini masuk dalam salah satu pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan yang digelar Timnas U-20 untuk periapan Piala Dunia U-20 2023.
"Ada potensi untuk Hokky berkembang sebagai pemain sepak bola Indonesia yang baik," beber Shin Tae-yong.
Indra Sjafri, Direktur Teknik PSSI pun mengungkapkan hal yang sama di mana Hokky berpotensi menjadi pemain masa depan Indonesia.
"Menjadi yang terbaik membutuhkan kerja keras. Yang penting fokus pada karier, dan nanti akan menjadi yang terbaik," kata Indra Sjafri.
Selain Cokky, Timnas U-20 pun dihuni beberapa pemain muda potensial lainnya seperti Ronaldo Kwateh dan Marcelino Ferdinan. (Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel