LINIMASA - Ulama besar, Buya Yahya membagikan tips mengoptimalkan nilai kualitas dan kuantitas beribadah di Bulan Ramadhan.
Bulan Ramdhan merupakan bulan yang sangat dirindukan seluruh umat islam. Pasalany, pada bulan tersebut, amalan setiap orang islam akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.
Banyak kaum muslim berlomba-lomba memperbanyak ibadah, baik ibadah yang vertikal maupun horizontal dengan mengharap ridho Allah SWT.
Terkait hal tersebut, dalam kitab Mu'jamus Shagir yang diriwayatkan oleh Ummi Hani' binti Abi Thalib karramallahu wajhah dan dicatat Imam at-Thabrani, Rasulullah SAW bersabda:
( ). ).
Artinya: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Sesungguhnya umatku tidak akan terhina, selama mereka mendirikan bulan Ramadhan.' Sahabat bertanya: 'Wahai Rasulullah, apa bentuk kehinaan mereka dalam menyia-nyiakan bulan Ramadhan?' Rasulullah menjawab, 'Pelanggaran terhadap hal-hal yang haram pada bulan Ramadhan, seperti zina atau minum khamar. Allah dan para malaikat melaknatnya hingga tahun berikutnya. Jika ia meninggal sebelum bulan Ramadhan berikutnya, maka ia tidak mempunyai kebaikan apa pun di sisi Allah yang bisa menyelamatkannya dari neraka. Oleh sebab itu, berhati-hatilah terhadap bulan Ramadhan, karena pahala kebaikan demikian juga ganjaran kejelekan akan dilipat gandakan."
Berbicara tentang tips mengoptimalkan ibadah di Bulan Ramadhan, Buya Yahya menjelaskan tentang makna merindukan Ramdhan dengan mengisi berbagai kebaikan.
"Makna merndukan Ramadhan adalah rindu bagaimana kita mengisi Ramadhan dengan kebaikan," kata Buya Yahya dikutip dari kanal Youtube Al-Bahjah TV.
Menurutnya, yang dimaksud merindukan Bulan Ramadhan timbulnya rasa keinginan untuk berbuat baik di bula tersebut.
Baca Juga: Masjid Al Jabbar Kembali Dibuka, Sejumlah Warga Ikuti Salat Tarawih Pertama 1 Ramadhan 1444 Hijriyah
"Merindukan Ramadhan adalah bagaimana kita itu ingin memasuki Ramadhan, kemudian setelah memasuki bulan Ramadhan ada di angan-angan kita keinginan kita untuk melakukan kebaikan di Bulan Ramadhan," tutur Buya.
Dalam kesempatan yang sama, Buya Yahya menjelaskan keistimewaan Ramadhan yang salah satunya pahal akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.
"Itu bukan hari seperti hari-hari biasa, pahala dilipatgandakan oleh Allah di Bulan Ramadhan," jelas Buya Yahya.
Berita Terkait
-
Niat Puasa Ramadhan 2023: Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahnya
-
Apakah Mengorek Telinga Membatalkan Puasa? Ini Kata Buya Yahya
-
Tak Hanya Shin Tae-yong, Indra Sjafri Juga Pernah Minta Timnas Tak Puasa
-
Hindari! Berikut 5 Hal yang Dapat Menghilangkan Pahala Puasa
-
Wajib Tahu, Berikut Rukun-Rukun dan Perkara yang Membatalkan Puasa
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan