LINIMASA - Petarung kelas welter UFC Khamzat Chimaev mengaku siap baku hantam dengan petarung elit kelas welter lainnya, Colby Covington. Khamzat Chimaev mengaku percaya diri bisa dengan mudah mengalahkan Covington.
Khamzat mengaku menyukai peluang untuk melawan Covington. Meski berstatu petarung elit kelas welter, tapi Khamzat mengaku akan bisa menang mudah melawan Covington.
Sebelumnya, Presiden UFC, Dana White mengumumkan pada akhir pekan kemarin kalau Covington berhak maju memperebutkan sabuk juara kelas welter UFC. Artinya, Covington bakal menghadapi raja kelas Welter, Leon Edwards di pertarungan perebutan sabuk juara kelas welter UFC.
Namun, Chimaev mengklaim kalau Covington selalu saja menghindari bekali-kali menghindari tawaran bertarung. Petarung muslim keturunan Chechnya tersebut mengatakan kalau Covington selalu menolak untuk disabung bareng Khamzat.
Terkini, melansir MMA Hour, Chimaev berkata kepada Ariel Helwani tentang prediksi bagaimana kalau dirinya disabung dengan Covington di dalam oktagon.
"Bagi saya, itu pertarungan yang mudah. Secara gaya bagi saya, ini jauh lebih mudah. Saya seorang penggulat yang jauh lebih baik daripada dia, pegulat yang jauh lebih baik daripada dia, pukulan keras saya juga," ucap Chimaev.
"Dia berbicara tentang kardio-nya. Bagaimana dia akan menggunakan kardio-nya? Bagaimana dia akan menjatuhkanku? Bagaimana dia akan menyakitiku? Dia terlalu kecil," tambahnya.
Chimaev mengatakan kalau Covington sebetulnya takut kepadanya. Alhasil, Covington selalu menghindari saat Khamzat mengajaknya untuk pergi ke oktagon.
"Dia takut. Itu sebabnya ketika orang-orang bertanya, dia mulai, ‘saya tidak pernah ditawari.’ Mengapa Anda tidak membicarakan hal itu sebelumnya?"
Baca Juga: Soal Kasus Penganiayaan David Ozora, Kejaksaan Siapkan 7 Jaksa Khusus Anak dalam Persidangan AG
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Kamis 5 Maret 2026
-
Ragnarok Origin Classic Umumkan Turnamen Perdana, Total Hadiah Rp 16,8 Miliar
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Lima Kabupaten di Riau Resmi Tetapkan Status Siaga Karhutla
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
Polres Bogor Tahan Agen Pengantin Pesanan, Inisial IS Resmi Jadi Tersangka TPPO