LINIMASA - Momentum lebaran lumrah dengan aneka kudapan seperti kue kering dan rombongannya. Kue kaleng menjadi menu wajib yang harus hadir di punggung meja tamu.
Kaleng tersebut kadang berisi biskuit asli ataupun sudah diisi ulang dengan kudapan seperti rengginang, kerupuk ataupun opak--kerupuk ketan khas Jawa Barat.
Namun kaleng tersebut ternyata cukup berbahaya bagi anak-anak. Insiden tak mengenakkan terjadi di Lapangan Pors, Keluarahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (25/4/2023), kemarin.
Seorang anak bernama Bisma (2 tahun) menangis histeris lantaran kaleng biskuit menyangkut di kepalanya. Bocah tersebut kesulitan melepas kaleng bundar yang terkunci di kepalanya.
Guna melepaskan kaleng tersebut, petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat harus turun tangan. Perwira Pket Sudin PKP Jakarta Pusat Marwoto mengaku awalnya mendapat kunjungan dari orang tua korban.
Ada seorang anak yang nangis histeris karena kepalanya masuk ke dalam kaleng biskuit. Insiden tersebut terjadi saat sang anak memainkan kaleng biskuit tersebut, lalu dengan sengaja menyarungkan kaleng biskuit ke kepalanya.
Nahas, kaleng tersebut terkunci dan tak bisa dilepas. Alhasil, petugas damkar pun berhasil melepaskan kaleng biskuit dari kepala korban menggunakan bantuan alat pertukangan mini grinder.
“Anak tersebut sedang memainkan kaleng biskuit, dan dengan sengaja kaleng tersebut dimaksudkan kepalanya. Namun setelah dicoba dilepas kaleng tersebut sulit untuk dilepaskan,” kata Marwono, saat dikonfirmasi Rabu (26/4/2023), melansir suara.com.
Tak berselang lama, akhirnya kaleng tersebut berhasil dilepas dari kepala anak tersebut. Anak itupun tak mengalami luka sedikit pun.
Baca Juga: Tunaikan Mudik Lebaran, Ariel Noah Tunggangi si Kuda Besi Bikin Warganet 'Kerasukan'
Marwono mengatakan cukup kesulitan melakukan penyelamatan tersebut, karena korban tak mau diam dan nangis histeris juga ketakutan.
“Si Anak menangis histeris dan enggak bisa diam karena ketakutan,” tutup Marwono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Rekor Project Hail Mary: Debut Box Office Rp1,3 Triliun dan Raih Skor 94 Persen di Rotten Tomatoes
-
Heboh Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 M, Pemprov Kaltim Buka Suara
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
Subuh Mencekam di Bogor, Ledakan LPG Hantam Sekolah, Pagar Hancur 15 Meter
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Sebut Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Ahli Hukum: Tidak Ada Motif Korupsi, Terdakwa Layak Bebas
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit