LINIMASA - Persib Bandung menjadi salah satu tim yang selalu difavoritkan untuk menjadi juara kompetisi Liga 1 dalam beberapa tahun terakhir. Namun, skuad kebanggaan warga Jawa Barat tersebut selalu gagal mengangkat trofi Liga 1 di akhir musim.
Terakhir, bobotoh bisa membasuh dahaga rindu juara pada 2014, silam. Kala itu, penantian Persib selama 19 tahun lamanya berakhir karena I Made Wirawan dan kolega berhasil mengangkat trofi ISL pada 2014.
Terkini, Persib harus kembali puasa gelar. Maung Bandung tercatat sudah sekitar 9 tahun tak merasakan lagi juara kompetisi sepak bola tertingi di Tanah Air.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahyono mengatakan penyebab Persib tak kunjung jadi juara Liga 1. Menurut Teddy faktor penghambat Persib bisa merengkuh trofi juara karena persaingan Liga 1 yang begitu ketat.
"Sebagai tim besar Persib pasti ingin juara ya, tapi seperti kita ketahui ada 18 klub, 17 klub lain yang juga pasti ingin juara," ucap Teddy melansir dari unggahan video YouTube Persib, Sabtu (29/4/2023).
"Kita tahu untuk menjadi jauara kemungkinan kan 1/18 kan jadi peluangnya sekitar lima persen," tambahnya.
Teddy pun menyadari bisa menjuarai Liga 1 menjadi hal yang wajib diperjuangkan Maung Bandung. Tantangan besar di depan mata, di mana klub harus mampu mengelola tim secara konsisten selama satu musim ke depan.
"Ya sesuatu yang harus kita perjuangkan dengan persiapan yang baik dengan mengelola tim secara konsisten selama satu musim itu menjadi kunci untuk suatu tim bisa mempunyai peluang besar untuk juara," bebernya.
Di Liga 1 musim 2022/2023 kemarin, David da Silva dan kolega hanya mampu finish di urutan tiga dengan torehan 62 poin. Persib kalah dari Persija di urutan kedua dan PSM Makassar yang berhak atas trofi juara Liga 1 musim kemarin.
Baca Juga: 5 Manfaat Ubi Ungu bagi Kesehatan, Rugi Kalau Ngga Baca!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan