/
Rabu, 03 Mei 2023 | 20:54 WIB
Tangkap Layar YouTube Surya Informasi

LINIMASA - Media Sosial dikejutkan dengan kabar yang menyebutkan jika suami dan anak Iis Dahlia digerebek warga tanpa busana.

Kabar tersebut pertama kali disebarkan dalam sebuah Video YouTube yang diunggah oleh SURYA INFORMASI yang memiliki 103 ribu subscriber.

Video itu menarasikan jika Suami Iis Dahlia, Satrio Dewandono digrebek warga di kamar sedang bersama anak sulungnya, Salshadilla Juwita.

Berikut Narasi Video Itu

JUDUL : "Heboh! Tangis Iis Dahlia Melihat Warga Grebek Suaminya Bersama Salsa Anak Angkat Di Kamar Tanpa Baju".

THUMBNAIL : "MENGEJUTKAN!! TANGIS IIS DAHLIA MELIHAT WARGA TELAH GREBEK SUAMINYA BERSAMA SALSA ANAK ANGKAT DIDALAM RUANGAN TANPA BUSANA"

Lantas, apakah benar kabar tersebut?

HASIL PENELUSURAN

Setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut ternyata tidak benar. Berikut ini fakta-fakta terkait isu tersebut.

Baca Juga: Ari Wibowo Kecelakaan Gegara Hilang Fokus, Benarkah? Cek Fakta Sebenarnya

1. Narasi Video Tidak Memberikan Bukti Valid

Unggahan video yang menampilkan Iis Dahlia dan keluarganya berdurasi 4 menit 21 detik di kanal YouTube SURYA INFORMASI. 

Meskipun judul video tersebut menyatakan bahwa Iis Dahlia menangis saat penggerebekan suaminya dan anaknya oleh warga, namun isi video tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim tersebut. 

Sebagian besar isi video hanya berisi foto-foto keluarga Iis Dahlia dan narator dalam video hanya mengulas kabar soal gaji yang diterima suami Iis Dahlia sebagai seorang pilot.

2. Tidak Ada Informasi Valid Terkait Kabar Penggerebekan

Meskipun isu penggerebekan suami dan anak Iis Dahlia beredar di media sosial, hingga saat ini belum ada informasi valid atau kredibel yang dapat membuktikan bahwa kejadian tersebut benar-benar terjadi. 

Oleh karena itu, klaim bahwa Iis Dahlia menangis saat menyaksikan penggerebekan suaminya dan anaknya adalah tidak benar.

3. Unggahan Video Masuk Kategori Konten Menyesatkan

Dengan tidak adanya bukti valid terkait klaim yang disampaikan di dalam video, unggahan tersebut dapat masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau hoax. 

Sebagai konsumen informasi, kita harus selalu teliti dan memeriksa kebenaran suatu berita sebelum menyebarkannya ke publik.

PERHATIAN:

Tulisan ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com yang telah dibuat seakurat mungkin dengan menggunakan sumber yang jelas. Namun, tulisan ini tidak dapat dijadikan acuan untuk memastikan kebenaran yang sebenarnya karena masih terdapat kemungkinan adanya informasi yang salah. Informasi lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta dapat dibaca di laman yang tersedia. Para pembaca juga diberikan kesempatan untuk memberikan komentar atau kritik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang perlu diverifikasi.

Load More