LINIMASA - Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim PDIP Jawa Timur mendeklarasikan dukungan untuk Anies Baswedan sebagai Calon Presiden pada tahun 2024.
Video tersebut telah beredar sejak beberapa waktu yang lalu dan diunggah oleh salah satu akun Facebook pada tanggal 28 April 2023.
Dalam narasi video tersebut, disebutkan bahwa 35 DPC PDIP Jawa Timur mendukung Anies Baswedan yang dipimpin oleh Ketua DPW dan dihadiri oleh ribuan kader se-Jawa Timur.
"35 DPC PD1P Dukung Anies, Dipimpin Ketua DPW Deklerasi Dihadiri Ribuan Kader Sejatim. Benteng mengANIES"
Tak hanya itu, ia juga menambahkan narasi "SETELAH P3 JATIM DUKUNG ANIES KINI BANTENG PDIP JATIM IKUT DUKUNG ANIES. MEGAWATI BISA MEGAP MEGAP NAFASNYA . KEPRIBEN ANAK BUAHNYA TIDAK MAU JADIKAN PETUGAS PARTAI."
Benarkah Demikian?
Setelah dilakukan penelusuran oleh Cek Fakta Linimasa.com, ditemukan bahwa video tersebut adalah HOAX atau berita palsu.
Pelaksana Harian Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Budi Sulistyono atau Kanang, memastikan bahwa tidak ada deklarasi dukungan untuk Anies Baswedan di Jawa Timur.
Budi Sulistyono menegaskan bahwa video tersebut menyesatkan dan merupakan hoaks yang dibuat untuk kepentingan calon lain.
Baca Juga: Panas! Dewi Perssik Diduga Sindir Nikita Mirzani: Apa yang Kamu Tanam Itu yang Kamu Tuai
Kanang juga menyatakan bahwa kader PDIP Jawa Timur sudah bulat dalam mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang ditetapkan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk bertarung di Pilpres 2024.
Kanang menambahkan bahwa kader PDIP Jawa Timur tidak ragu sedikitpun untuk memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 sesuai dengan perintah dari Ibu Ketum.
Untuk mengatasi beredarnya video hoaks tersebut, PDIP Jawa Timur sudah menyiapkan langkah-langkah hukum dengan meminta Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) untuk membuat laporan ke aparat penegak hukum.
Budi Sulistyono juga menekankan pentingnya berkompetisi secara fair dan menegaskan bahwa membuat kabar hoaks dan bohong sangatlah membahayakan.
Berita Terkait
-
Kasus Perceraian Melonjak di Batam, PA: Banyak Istri Minta Cerai karena Faktor Ekonomi
-
4 Hal Ini Menjadi Penyebab Terjadinya Penyakit Asam Urat, Pernah Mengalami?
-
Hotman Paris Unggah Video Bersama Dewi Perssik, Publik Salfok ke Muka Depe
-
Panik Bukan Kepalang, Gubernur Lampung Tinjau Langsung Perbaikan Jalan Rusak Jelang Kunjungan Jokowi
-
Cek Fakta: Video Cekcok Arya Saloka dan Putri Anne Bocor
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan