LINIMASA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md memastikan bahwa semua aspek keamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah berjalan dengan baik.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Mahfud saat ia melakukan peninjauan di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Wahidin Sudirohusodo yang telah disiapkan sebagai salah satu aspek pendukung Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN.
"Pertama dari teknis pengamanan KTT ASEAN. Untuk keamanan semuanya sampai saat ini berjalan baik. Baik itu persiapan darat, persiapan intelijen, dan lainnya," ungkap Mahfud dalam keterangannya, Senin (8/5/2023).
Mahfud memastikan bahwa persiapan mitigasi telah disiapkan dengan matang untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN, termasuk pengerahan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Wahidin Sudirohusodo sebagai kapal bantu rumah sakit (KBRS) yang akan menangani kebutuhan medis jika ada peserta KTT atau personel pengamanan yang sakit.
"Mitigasi dan antisipasi kalau terjadi masalah dengan kesehatan yang memerlukan dokter, di RS Wahidin ini sedia seluruh peralatan-peralatan canggih yang serba digital, dan 11 dokter spesialis," tuturnya.
Untuk informasi tambahan, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Wahidin Sudirohusodo dilengkapi dengan 11 dokter spesialis, 28 tenaga perawat, satu analis laboratorium, 156 tempat tidur untuk ruang perawatan, tiga tempat tidur ICU, dan dua tempat tidur 'high care unit' (HCU).
Selain itu, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Wahidin Sudirohusodo juga dilengkapi dengan empat kamar operasi steril, satu kamar operasi nonsteril, satu apotek dan gudang farmasi, satu mobile hyperbaric chamber, dua ambulans 'boat', serta klinik rawat jalan.
Berita Terkait
-
Dianggap Cocok Dampingi Prabowo di Pilpres 2024, Mahfud MD Bilang...
-
GP Ansor Sebut Empat Nama Cocok Jadi Pendamping Ganjar Pranowo, Ada Prabowo?
-
Ganjar Pranowo Gandeng Mahfud MD Jadi Cawapres di Pilpres 2024? Cek Faktanya yuk!
-
Mahfud MD Angkat Suara Soal Larangan Muhammadiyah Salat Id di Lapangan
-
KPK Geledah Rumah Arteria Dahlan dan Temukan Uang Ratusan Miliar? Cek Faktanya!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan