LINIMASA - Keluarga Iis Dahlia tak surut diterpa isu negatif setelah sang suami, Satrio Dewandono mencium bibir putri sambungnya, Salshadilla Juwita saat prosesi sungkeman Lebaran Idulfitri 2023.
Setelahnya, keluarga sang pedangdut pun kerap kali diterpa gosip miring. Salah satunya, beredar kabar Iis Dahlia dibuat melongo saat mengetahui putri sulungnya, Salshadilla Juwita dijadikan pemuas nafsu oleh ayah tirinya, Satrio Dewandono.
Informasi tersebut disebar lewat unggahan sebuah video oleh kanal YouTube PORTAL JURNALIS berjudul "Jadi Pemuas Nafsu Sang Ayah, Pengakuan Salshadilla Usai Dihipnotis Bikin Iis Gemparkan Publik."
Gambar sampul video tersebut menggambarkan Salshadilla Juwita tengah tertidur bersandarkan sofa di samping Uya Kuya. Sementara Satrio Dewandono terlihat tersenyum dan seolah sedang mengobrol dengan Uya Kuya.
Iis Dahlia terlihat hendak mengomongkan sesuatu. Tulisan yang disisipkan dalam thumbnail tersebut tampak memuat seolah Iis Dahlia melongo.
"Jadi Pemuas Nafsu Sang Ayah, Pengakuan Salshadilla usai Dihipnotis Bikin Iis Dahlia Melongo."
Video tersebut ditayangkan kanal YouTube PORTAL JURNALIS pada Senin (8/5/2023). Dua hari tayang video berdurasi tiga menit, enam detik tersebut sudah ditonton sebanyak 108 ribu kali.
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Setelah dilakukan penelusuran, klaim yang menyebutkan bahwa Salshadilla mengakui sudah dijadikan pemuas nafsu oleh ayah tiri setelah dihipnotis hingga membuat Iis Dahlia melongo terbukti tidak tepat.
Baca Juga: Divonis 17 Tahun Penjara, Eks Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara Ajukan Banding
Isi video tersebut sama sekali tidak membahas tentang Salshadilla yang dihipnotis Uya Kuya apalagi sampai mengakui bahwa dirinya dijadikan budak seks oleh Satrio Dewandono.
Narator hanya menjelaskan tentang klaimnya terkait Iis Dahlia yang alami syok berat karena perlakuan Satrio Dewandono kepada Salshadilla.
Kemudian, narator pun menyinggung acar sungkeman lebaran di mana Satrio mencium bibir Salshadilla yang berujung dicibir warganet.
Hingga video tersebut usai, tidak ada bukti valid Salshadilla Juwita dihipnotis Uya Kuya hingga mengaku sudah menjadi pemuas nafsu Satrio Dewandono. Dilihat di kanal YouTube Uya Kuya TV pun tidak ditemukan konten tentang hipnotis Salshadilla Juwita.
Kanal YouTube Uya Kuya TV terakhir mengunggah tentang kasus puluhan WNI yang disekap di Myanmar. Video tersebut diunggah pada Rabu siang (10/5/2023), sekitar pukul 12.00 WIB.
Kesimpulan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Azizah Salsha Go Public Punya Pacar Baru, Videonya Diduga di Kamar Viral
-
Lebih Bahaya dari Harga Pangan: Ancaman Krisis Air yang 'Disembunyikan' Selama Ramadan
-
Kronologi Dittipideksus Bareskrim Geledah Perusahaan di Jatim Terkait Tindak Pidana Minerba
-
Program Motis 2026 Angkut 11.900 Motor dan 28 Ribu Penumpang
-
Nostalgia Game Klasik, Tomb Raider I-III Remastered Sekarang Tersedia di Android dan iOS
-
5 HP dengan Sinyal Paling Kuat di Daerah Terpencil, Cocok Dibawa Mudik
-
Promo JSM Alfamart Spesial Ramadan 13-18 Maret 2026: Sirup Marjan dan Kue Kaleng Banting Harga
-
KPK Ungkap Peran Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur di Kasus Kuota Haji yang Jerat Gus Yaqut
-
Pasar Asia Menghijau, Harga Minyak Mentah Lanjutkan Tren Penguatan
-
Kuasa Hukum Kerry Riza Soroti Salinan Putusan Belum Terbit, Nilai Hambat Proses Banding