/
Kamis, 11 Mei 2023 | 17:54 WIB
Ridwan Kamil bertemu dengan Husein Ali Rafsanjani di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (10/5/2023). (Instagram/@ridwankamil)

LINIMASA - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akhirnya bertemu dengan Guru ASN Kabupaten Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani di gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (10/5/2023). Ridwan mengaku hendak mencari solusi terbaik terkait masalah yang menimpa Husein. 

Sebelumnya, nama Husein menjadi viral setelah aksinya membongkar dugaan pungutan liar alias pungli saat Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Bandung, pada 2020. 

Bahkan, setelah melaporkan dugaan pungli yang dilakukan Pemda Kabupaten Pangandaran tersebut, Husein tiba-tiba dipanggil oleh Pemda Kabupaten Pangandaran dan dikepung oleh 12 orang.

"Itu tuh suasananya kayak gimana ya, wah, hape disuruh taruh di depan terus suasananya enggak enak. Saya dikepung 12 orang, saya di tengah dilingkarin gitu terus ditanya-tanya," ujar Husein melalui unggahan sebuah video pada akun @husein_ar, Rabu (10/5/2023).

Ridwan Kamil pun mengatakan hendak mencari solusi demi kebaikan bersama antara Husein dan Pemda Kabupaten Pangandaran.  Ia mengatakan solusi tersebut bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi kedua belah pihak.

"Sebagai pembina PNS di Jawa Barat, saya ketemu dengan Kang Husein yang sempat viral terkait laporan. Sedang kita cari solusi terbaiknya," ucap Ridwan Kamil melalui keterangan tertulis. 

Emil--sapaan Ridwan, mengatakan akan memberikan opsi-opsi bagi kedua belah pihak yakni Husein dan Pemda Kabupaten Pangandaran.

"Kita berikan juga opsi-opsi yang paling pas, mudah-mudahan baik buat Pemkab Pangandaran baik juga buat Huseinnya. Insyaallah ending-nya akan baik untuk semua," ucapnya. 

Sebelum bertemu Husein, Emil pun telah mendapatkan penjelasan dari pihak Pemkab Pangandaran. Berdasarkan keterangan tersebut, dana untuk biaya akomodasi dan kegiatan lainnya pada Latsar telah dianggarkan tapi harus di-refocusing untuk penanganan Covid-19. 

Baca Juga: Tiara Andini dan Mahalini Heboh di Acara SCTV Awards, Netizen Malah Salfok ke Lesty Kejora: Kasihan Gak Diajak

"Saya sudah mendengarkan dari versi Pemkab Pangandaran bahwa anggaran untuk Latsar dibatalkan karena di-refocusing untuk COVID-19. Jadi versi Pemkab-nya tidak ada pungli karena kalau pungli kan anggarannya ada tapi narik lagi. Mungkin ini yang tidak terinformasikan sehingga dianggapnya anggaran masih ada," kata Emil.

Load More