/
Selasa, 16 Mei 2023 | 11:15 WIB
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2023). (Suara.com/Bagaskara)

LINIMASA - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin enggan baper atau bawa perasaan, saat disinggung terkait 'perjodohan' antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024.

Cak Imin mengatakan semua memiliki peluang untuk menjadi pendamping Prabowo Subianto. Ia mengaku tidak ada masalah kalau saja nantinya Prabowo dipasangkan dengan Airlangga berdasarkan hasil keputusan bersama koalisi. 

"Ya kan sebelum diputuskan, semua punya peluang. Ya silakan nggak ada masalah," kata Cak Imin menemui Wapres Ma'ruf Amin di Jakarta, Senin (15/5/2023), melansir Suara.com.

Menurutnya, penentuan cawapres pendamping Prabowo akan ditentukan berdasarkan hasil musyawarah dan diskusi panjang di koalisi yang mereka bentuk. 

"Kita diskusi sampai kita bersama-sama mengambil keputusan," ucap Cak Imin. 

Sebelumnya, Cak Imin bertemu dengan Wakil Presiden RI Maruf Amin pada Senin (15/5). Cak Imin mengaku mendapat restu dari Maruf Amin untuk mencalokan diri menjadi wakil presiden pada Pilpres 2024. 

"Oh iya pasti, mendukung (menjadi RI 2). Beliau bilang, 'Memang sudah waktunya, waktunya kamu sekarang,'” kata Muhaimin usai pertemuan di rumah dinas Wapres, Senin (15/5/2023).

"Ya pokonya beliau mendukung semua langkah-langkah kita per hari ini. Dan selanjutnya nanti konslutasi lagi," tandasnya. 

Baca Juga: Cek Fakta: Heboh, Amanda Manopo dan Arya Saloka Kepergok Tidur Bareng di Rumah Baru

Load More