LINIMASA - Ternyata ada beberapa penyakit yang bisa dideteksi melalui bau badan, Berikut 5 penyakit tersebut.
Bau badan biasanya dikaitkan dengan kebersihan tubuh seseorang. Bau yang tidak sedap tersebut umumnya muncul ketika seseorang kurang menjaga kebersihan diri, seperti tidak mandi secara teratur, memakai pakaian yang kotor, atau tidak menggunakan deodoran.
Mandi secara teratur adalah salah satu cara penting untuk menjaga kebersihan tubuh dan menghilangkan kuman-kuman yang menyebabkan bau badan.
Namun, bau badan juga dapat menjadi tanda awal adanya penyakit.
Penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa penyakit memiliki aroma khas yang dapat tercium melalui bau badan seseorang.
Ketika seseorang terkena suatu penyakit, perubahan dalam fungsi tubuh dapat mempengaruhi aroma tubuh mereka.
Seperti dikutip dari beberapa sumber, berikut lima penyakit yang dapat didetekssi melalui bau badan.
1. Preeklampsia
Preeklamsia yaitu suatu gangguan hipertensi yang terjadi selama kehamilan. Preeklamsia biasanya dimulai setelah 20 minggu kehamilan pada wanita yang sebelumnya tidak memiliki masalah tekanan darah.
Baca Juga: Raih Emas di Sea Games 2023, Jokowi Bangga atas Prestasi Timnas Indonesia U-22: Sangat Happy Banget
Pada preeklamsia, tekanan darah meningkat secara signifikan dan terjadi peningkatan kadar protein dalam urine. Hal ini menunjukkan adanya kerusakan pada ginjal dan tanda-tanda kerusakan organ lainnya.
Selain itu, preeklamsia juga dapat menyebabkan gangguan pada fungsi hati, gangguan pembekuan darah, dan pengaruh negatif pada pertumbuhan janin.
2. Kanker Paru
Penelitian telah menunjukkan bahwa kanker paru-paru dapat dideteksi pada tahap awal menggunakan tes napas sederhana yang disebut Na-Nose.
Na-Nose adalah teknologi yang menggunakan sensor elektronik untuk menganalisis pola bau dalam napas seseorang.
Sensor tersebut dapat mengidentifikasi perubahan dalam komposisi kimia napas yang terkait dengan kanker paru-paru.
3. Gagal Ginjal
Gagal ginjal adalah kondisi kesehatan serius yang terjadi ketika salah satu atau kedua ginjal tidak lagi berfungsi dengan baik. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis, seperti diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi.
Para peneliti telah menemukan bahwa adanya kandungan amonia dalam napas dapat menjadi indikasi adanya gagal ginjal.
Berdasarkan temuan ini, para ilmuwan dari University of Illinois telah mengembangkan perangkat sekali pakai yang dapat mendeteksi jejak napas yang mengindikasikan gagal ginjal.
4. Diabetes
Penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan diabetes dapat memiliki bau napas yang mirip dengan buah.
Hal ini disebabkan oleh kondisi yang disebut ketoasidosis, yang terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin atau insulin tidak efektif.
Ketoasidosis adalah kondisi yang serius dan dapat mengancam nyawa di mana tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi karena tidak dapat menggunakan glukosa dengan efisien.
Proses ini menghasilkan zat-zat yang disebut keton, yang dapat memberikan bau khas yang mirip dengan aroma buah pada napas pasien.
5. Gagal Hati
Ketika hati seseorang berhenti berfungsi atau berfungsi dengan tidak optimal, beberapa racun dan kontaminan dapat menumpuk dalam urine, keringat, dan napas. Bau ikan mentah sering dikaitkan dengan kondisi gagal hati.
Gagal hati dapat menyebabkan gangguan dalam pemrosesan bahan kimia di dalam tubuh, termasuk senyawa-senyawa yang biasanya dipecah oleh hati.
Akibatnya, senyawa-senyawa tersebut dapat terakumulasi dan mempengaruhi bau tubuh seseorang.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Dokter Kelamin Ternama Sebut Suami Iis Dahlia Mengidap Penyakit Kelainan Seksual Parah
-
Segera Jauhi, Kunsumsi Gula Berlebih Undang Berbagai Penyakit dalam Tubuh
-
Lawan Kanker hingga Diabetes, Berikut 5 Manfaat Daun Sirsak bagi Kesehatan Tubuh
-
Terungkap, Ini Penyakit yang Dialami King Nassar hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Melaney Ricardo Mengaku Hampir Gila Gegara Urusan Tidur, Memangnya Kenapa?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil