LINIMASA - Nama Rebecca Klopper tengah menjadi sorotan publik setelah beredarnya video syur berdurasi 47 menit di media sosial Twitter. Video panas tersebut pun viral dan mendapat atensi warganet.
Di tengah kabar tersebut, beredar kabar bahwa tangis Rebecca Klopper pecah setelah sang kekasih, Fadly Faisal memutar video syur tersebut.
Informasi tersebut disebar melalui unggahan video oleh kanal YouTube Daily News pada Selasa (23/5/2023). Terkini, video tersebut sudah ditonton sebanyak 1.000 kali oleh pengguna YouTube.
"JERIT REBECCA KOPPLER!! Saat Fadly Putar Video Rebecca Yang Berdurasi 47 Detik Tersebut," begitu judul video tersebut.
Thumbnail video memperlihatkan gabungan tiga potret berebeda. Pertama, tampak potret Rebecca Klopper sedang berpose, kemudian di bagian tengah ada pula foto tangkapan layar adegan syur dalam video panas 47 detik dengan pemeran perempuan mirip Rebecca Klopper.
Di bagian kiri, terdapat foto buram seorang perempuan sedang telanjang tampak belakang.
"SEMUA BUKTI AKURAT, BAHWA BENAR BENAR REBECCA FULL VIDEO REBECCA KLOPPER SAAT DI TONTON FADLY INILAH ADEGAN MESUM REBECCA BERSAMA KEKASIHNYA," narasi yang ditulis dalam thumbnail tersebut.
Lantas benarkan klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: Viral! Tiket Konser Coldplay Dijadikan Mahar Pernikahan
Setelah ditonton hingga akhir, narator dalam video tersebut hanya membacakan informasi mengenai hubungan Fadly Faisal dengan Rebecca Klopper sudah terjalin lama.
Tidak ditemukan bukti akurat terkait klaim yang disebutkan dalam judul dan thumbnail video tersebut.
Tidak ada sumber berita kredibel yang menyebutkan bahwa tangis Rebecca Klopper pecah saat Fadly Faisal memutar video syur 47 detik mirip kekasihnya tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa narasi yang meyebutkan Rebecca Klopper nangis saat Fadly Faisal memutar video syur 47 detik mirip dirinya merupakan kabar sesat alias hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara Linimasa. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026