LINIMASA - Penyanyi dangdut asal Pacitan, Jawa Jawaa Timur, Hikmah Satwika Kuncoro Putri ditangkap Polisi. Pedangdut tersebut tega membunuh dan membuang bayi yang baru dilahirkannya itu.
Diketahui, Hikmah Satwika melahirkan pada 30 April 2023 di kamar mandi rumahnya. Bayi yang masih hidup tersebut dimasukkan ke daalam tas koper hingga meninggal dunia.
Setelah memastikan tak bernyawa, Hikmah Satwika membuang bayi tersebut ke areal perkebunan pada 2 Mei 2023. Kemudian, pada Kamis, 4 Mei 2023 sekitar pukul 15.00 WIB, warga menemukan mayat bayi tersebut di Desa Kebondalem, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Kabar tersebut dibenarkan Kapolres Pacitan, AKBP Wildan Alberd. AKBP Wildan mengatakan, alasan pelaku membunuh dan membuang bayinya lantaran ia malu sang anak adalah hasil dari hubungannya dengan sejumlah laki-laki.
"Pelaku mengaku nekat membuang bayi tersebut karena malu atas hasil hubungan gelapnya dengan para pria hidung belang. Polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya tersangka yang lain," kata AKBP Wildan.
Hikmah Satwika Kuncoro Putri sudah mengakui perbuatannya. Kini ia berstatus tersangka dan dalam tahanan Kepolisian Resort Pacitan.
Menurut AKBP Wildan Alberd, Hikmah dikenal sebagai penyanyi dangdut lokal dan cukup terkenal di daerah Pacitan. Dari identitasnya, pelaku tercatat sebagai warga RT02/02 Dusun Galit, Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. (Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Keluarga Syok, Pelantun Lagu Dangdut 'Ular Kobra' Connie Nurlita Wafat karena Serangan Jantung
-
Cek Fakta: Innalillaahi, Via Vallen Meninggal Dunia Tadi Pagi
-
Cek Fakta: Satrio Dewandono Resmi Nikahi Salshadilla Juwita, Iis Dahlia Syok hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Ganjar Pranowo Beberkan Ilmu Bisa Menang di Pilpres 2024, Targetkan Suara PDIP Naik di Jatim
-
Masak Telor Ceplok pun Jarang, Emil Dardak Tiba-Tiba Beri Kado Istimewa untuk Arumi Bachsim
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?