LINIMASA - Baru-baru ini, sebuah klaim video yang menyebutkan bahwa Jusuf Hamka bersama Anies Baswedan sedang menuju RI 1 telah menyebar di media sosial.
Klaim video yang beredar di media sosial menampilkan sejumlah orang yang mengenakan pakaian batik, dengan latar belakang bangunan bergaya oriental.
Tulisan dalam sebuah akun Facebook tersebut menunjukkan "SELAMAT DATANG KAWASAN GLODOK CHINATOWN JAKARTA". Klaim tersebut juga menyertakan keterangan yang menyebutkan bahwa Jusuf Hamka akan mendampingi Anies Baswedan dalam perjalanan menuju RI 1 pada tahun 2024.
Hasil Penelusuran mengungkapkan bahwa video tersebut sebenarnya merupakan gambaran dari peresmian Gapura Chinatown di Glodok, Jakarta Barat, yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada tanggal 30 Juni 2022.
Namun, penelusuran yang dilakukan oleh Cek Fakta Linimasa suara membongkar kebenaran klaim tersebut.
Tim Cek Fakta menggunakan layar video klaim sebagai bahan penelusuran menggunakan mesin pencari Yandex.
Unggahan tersebut ternyata adalah sebuah artikel berjudul "Resmikan Gapura Chinatown di Glodok Jakbar, Anies Diarak Barongsai" yang dipublikasikan di situs Linimasa suara pada tanggal 30 Juni 2022.
Artikel tersebut memuat foto-foto yang komposisinya identik dengan klaim video yang beredar di media sosial. Dalam foto-foto tersebut, terlihat Anies Baswedan mengenakan pakaian batik yang sama dengan dalam klaim video, serta kehadiran Jusuf Hamka dan orang-orang lain yang hadir dalam peresmian Gapura Chinatown di Glodok.
Foto-foto tersebut juga memiliki keterangan yang jelas menyebutkan bahwa peresmian tersebut dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada tanggal 30 Juni 2022.
Baca Juga: Beda Jauh, Warganet Ngomel Harga Tiket Coldplay di Singapura Lebih Murah dari Jakarta
Dalam foto-foto tersebut, terlihat Anies Baswedan sedang meresmikan Gapura Chinatown dengan suasana yang meriah dan diarak oleh barongsai.
Kesimpulan
Dengan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa klaim video yang menyebutkan Jusuf Hamka bersama Anies Baswedan menuju RI 1 tidak benar.
Video tersebut hanyalah gambaran dari peresmian Gapura Chinatown di Glodok yang dilakukan oleh Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2022.
Kasus klaim video Jusuf Hamka bersama Anies Baswedan menuju RI 1 yang tidak benar ini juga menjadi peringatan bagi kita semua untuk tidak mudah terpengaruh oleh klaim yang belum terverifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%