/
Jum'at, 16 Juni 2023 | 14:00 WIB
CEK FAKTA: Imbas Lionel Messi Batal Datang ke Indonesia, PSSI Ancam Federasi Argentina

LINIMASA - Kabar menggemparkan kembali muncul terkait Ketum PSSI, Erick Thohir yang mengancam Federasi Argentina imbas Lionel Messi batal datang ke Indonesia.

Diketahui, Timnas Argentina akan melakoni laga FIFA Matchday kontra Indonesia pada Senin 19 Juni 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Absennya Messi pada laga tersebut, sontak publik sepak bola tanah air dibuat kecewa setelah mendengar kabar tersebut.

Informasi ini terdapat dalam unggahan kanal YouTube Warta Informasi pada Jumat (16/6/2023).

"Kirim surat terbuka || PSSI desak Presiden AFA agar Lionel Messi ikut ke Indonesia," tulis judul video.

"TEKAN FEDERASI ARGENTINA JIKA TAK BAWA MESSI, PSSI ANCAM BEGINI," bunyi keterangan thumbnail video.

Tampak potret Erick Thohir di sebelah kiri sampul dan petinggi Federasi Sepak Bola Argentina di sisi kanal sampul thumbnail.

Cek Fakta

Setelah ditelusuri, tim cek fakta Linimasa Suara mendapati ketimpangan atau kesalahan atas informasi tersebut.

Baca Juga: CEK FAKTA: Unggahan IGS Amanda Manopo Lagi-Lagi Viral, Arya Saloka Jadi Sorotan

Antara isi video, judul, beserta keterangan thumbnail sangat bertolak belakang sehingga menimbulkan kekeliruan atas informasi yang disampaikan.

Alih-alih menerangkan PSSI yang diwakili Erick Thohir yang mengancam Federasi Argentina, dalam video tersebut menteri BUMI hanya berdoa yang terbaik untuk laga yang akan digelar.

Narator pun tidak menjelaskan soal PSSI yang mengancam supaya menekan Messi agar datang ke Indonesia dalam ajang FIFA Matchday mendatang.

Hingga kini, video berdurasi 4 menit 16 detik itu telah ditonton sebanyak 46 kali tayangan.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, klaim yang menyebut PSSI ancam Federasi Argentina untuk menekan Messi dapat disimpulkan keliru alias hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More