LINIMASA - Sebuah video yang beredar dengan klaim bahwa 5 ribu orang terluka dalam aksi demonstrasi penutupan pesantren Al Zaytun di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ternyata tidak benar.
Hasil penelusuran oleh Linimasa Suara menunjukkan bahwa informasi dalam video tersebut mengacu pada peristiwa yang terjadi pada Oktober 2020 terkait demo Omnibus Law di Semarang.
Artikel-artikel terkait menunjukkan bahwa foto-foto yang ditampilkan dalam video tidak terkait dengan demo di Al Zaytun.
Klaim bahwa 5 ribu orang terluka dalam aksi demo penutupan pesantren Al Zaytun tidak memiliki dasar yang benar.
Dalam video yang diunggah oleh salah satu akun Facebook pada Senin, 19 Juni 2023, terlihat thumbnail dengan sejumlah orang mengenakan helm dan tameng sedang menggandeng seorang.
Di dalam video tersebut juga terlihat kobaran api dan pentunjuk arah bertuliskan "AL-ZAYTUN PINTU MASUK".
Tulisan "BREAKING NEWS 5.000 ORANG TERLUKA PARAH BENTROK POLISI & MASSA DI AL ZAYTUN RICUH" juga tertera di dalam video.
Namun, Linimasa Suara melalui penelusuran mereka menemukan bahwa video tersebut mengarah pada artikel berjudul "Demo Omnibus Law Rusuh di Semarang, Mahasiswa Sebut 261 Pendemo Diamankan Polisi" yang dimuat oleh situs jateng.inews.id pada 7 Oktober 2020.
Dalam artikel tersebut, terdapat foto yang identik dengan salah satu foto yang ada di thumbnail klaim video. Namun, foto tersebut diberi keterangan "Polisi mengamankan demonstran yang diduga bertindak anarkistis saat demo menolak UU Cipta Kerja di DPRD Jateng"
Baca Juga: Pemerintah Daerah Dilarang Rekrut Tenaga Honorer, Menpan RB: Sudah Tidak Boleh
Melanjutkan penelusuran, narasi dalam video yang menyebutkan "Massa yang mengatasnamakan forum Indramayu menggugat menggelar aksi unjuk rasa di ponpes Al Zaytun Kamis" digunakan sebagai kata kunci dalam pencarian menggunakan Google Search.
Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "3.000 Massa Unjuk Rasa Bakal Disambut 10 Ribu Massa Ponpes Al Zaytun" yang dimuat oleh situs news.republika.co.id.
Artikel tersebut memiliki kesamaan narasi dengan klaim video, namun tidak ada kalimat yang menyebutkan bahwa 5 ribu orang terluka dalam aksi demo penutupan pesantren di Al Zaytun.
Dalam klaim video tersebut, juga tidak terdapat narasi yang menyebutkan jumlah korban luka yang disebutkan.
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Cekfakta.com, klaim bahwa 5 ribu orang terluka dalam aksi demo penutupan pesantren Al Zaytun tidak memiliki dasar yang benar.
Informasi dalam video tidak menyebutkan jumlah korban luka dan foto-foto yang ditampilkan dalam video tidak terkait dengan demo di Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Iis Dahlia Pergoki Satrio Gituan dengan Putri Tiri, Devano Minggat dari Rumah karena Malu
-
GEGER! Sendy Widodo Bocorkan Amanda Manopo Balik ke Ikatan Cinta, Bikin Arya Saloka Full Senyum, Cek Fakta
-
CEK FAKTA: Tersebar Rekaman CCTV Syahnaz dan Rendy Mandi Bareng, Raffi Ahmad Ngamuk
-
Cek Fakta: Raffi Ahmad Ngamuk Lihat Rekaman CCTV Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Mandi Bareng
-
PWNU Jabar Haramkan Orang Tua Daftarkan Anak di Ponpres Al Zaytun!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
4 Sepatu Lari Kanky yang Cocok untuk Jogging Santai, Ringan dan Empuk!
-
Media Angkat Bicara usai Bad Bunny Diduga Pakai Rompi Anti-peluru di Grammy
-
Pemkot Makassar Akan Bangun PLTSa di TPA Tamangapa, Tender Diulang!
-
BRI Perkuat KPR Subsidi untuk Percepat Realisasi 3 Juta Rumah
-
5 Tradisi Menyambut Ramadan di Sumut yang Sarat Makna
-
Anime One Piece: Heroines Tayang Juli 2026, Fokus Kisah Para Tokoh Wanita
-
Menteri PKP Apresiasi BRI Atas Peran Strategis Fasilitasi KPR Subsidi
-
Menteri PKP Apresiasi Kontribusi BRI dalam Menyukseskan Program Perumahan Rakyat
-
BCA Minta Gen Z Tak Gegabah Beli Kendaraan Lewat Skema Cicilan
-
BRI Dinilai Berperan Besar Sukseskan Program Perumahan Rakyat Pemerintah