LINIMASA - Baru-baru ini beredar kabar terkait Pondok Pesantren Al Zaytun yang ternyata menjadi sarang teroris.
Klaim ini terdapat dalam unggahan kanal YouTube BENANG MERAH pada Minggu (2/7/2023).
"TEPAT SORE INI, ANAK BUAH PANJI GUMILANG DIT4NGK4P TERNYATA ANGGOTA T3R0R15," tulis judul video.
"DITANGKAP BERJAMAAH, TERNYATA PONPES AZ ZAYTUN JADI TEMPAT PARA TERORIS," bunyi keterangan thumbnail video.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim video tersebut?
Setelah ditelusuri, tim cek fakta Linimasa Suara tidak menemukan bukti valid atas klaim yang menyebut Ponpes Al Zaytun menjadi sarang atau tempat teroris.
Alih-alih demikian, narator hanya menjelaskan soal pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang yang diduga melakukan tindakan penistaan agama.
Selain itu, banyak kontroversi yang terjadi di Ponpes yang berada di Indramayu, Jawa Barat ini. Seperti halnya bergabung ke dalam Negara Islam Indonesia (NII).
Baca Juga: Pemilu 2024, KPU Tetapkan DPT Sebanyak 204 Juta Lebih
Namun, kenyataannya sampai saat ini belum ada indikasi kuat soal teroris yang ada di dalam Ponpes Al Zaytun ini. Sehingga kebenaran atas klaim tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga kini, video berdurasi 8 menit 6 detik itu telah ditonton sebanyak 292 kali tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Ponpes Al Zaytun menjadi sarang teroris merupakan informasi keliru alias hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun
-
Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai