LINIMASA - Beredar kabar Panji Gumilang dileanjangi habis-habisan hingga Pondok Pesantren Al Zaytun yang telah didirikannya dibubarkan, lantaran menganut ajaran sesat.
Informasi ini terdapat dalam unggahan kanal YouTube BENANG MERAH pada Senin (3/7/2023).
"GEMPAR HARI INI || HUKUMAN PANJI GUMILANG AKHIRNYA DI JALANKAN," tulis judul video.
Sementara itu, keterangan thumbnail video berbunyi "DITELANJANGI HABIS HABISAN. PONPES AZ ZAYTUN DIBUBARKAN,".
Tampak potret Panji Gumilang yang telanjang dada dan tengah dibawa oleh polisi, serta dikawal beberawa warga pada thumbnail video tersebut.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim video ini?
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, tim cek fakta Linimasa Suara tidak menemukan bukti valid atas klaim yang menyebut Panji Gumilang ditelanjangi habis-habisan hingga Ponpes Al Zaytun dibubarkan.
Alih-alih menjelaskan soal hal tersebut, narator hanya menarasikan ulang konten berita yang terdapat pada beberapa portal berita media online.
Seperti halnya, Al Zaytun menganut ajaran sesat lantaran memperbolehkan santrinya berzina dan bisa membayar dosa zina tersebut dengan sejumlah Rp2 juta rupiah.
Namun, pada kenyataannya Panji Gumilang masih akan diselidiki dan Ponpes yang didirikannya belum dibubarkan sampai saat ini.
Sehingga informasi yang disampaikan dalam unggahan video tersebut tidak sesuai alias masih keliru. Kebenaran dalam klaim video ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga kini, video berdurasi 8 menit 5 detik itu telah ditonton sebanyak 40 kali tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Panji Gumilang ditelanjangi habis-habisan hingga Ponpes Al Zaytun dibubarkan merupakan informasi keliru alias hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim