LINIMASA - Jutaan manusia di dunia melakukan diet, penurunan berat badan masih menjadi tujuan yang sulit dicapai bagi banyak orang.
Banyak penelitian dilakukan untuk mempelajari manfaat dan kerugian dari diet. Akan tetapi, beberapa orang beralih pada pendekatan non-diet untuk mengatasi hubungannya dengan makanan.
Mengutip laman Helathline.com, pendekatan ini termasuk dalam intuitive eating yang dilakukan dengan perhatian penuh dan memperhatikan sinyal lapar dari dalam tubuh.
Pola ini tidak memerlukan perhitungan pada kalori masuk atau mendefinisikan makanan baik atau buruk. Pola makan ini memiliki manfaat kesehatan fisik dan mental meski bukan strategi penurunan badan yang efektif.
Penerapan intuitive eating akan membuat kita menikmati makanan, menghormati sinyal lapar dari tubuh dan mengenal rasa kenyang.
Selain itu, intuitive eating dapat membantu fokus kita saat berolahraga sehingga proses metabolisme berjalan dengan baik.
Manfaat lain dari penerapan pola ini adalah kemampuan untuk mengenali sinyal tubuh lebih tinggi dan akurat dibandingkan dengan orang yang tidak menerapkan metode tersebut
Selain itu, manfaat lain adalah kestabilan mental dan pikiran positif untuk menjalani aktivitas sehari-hari juga mengembangkan hubungan yang lebih baik antara makanan dan tubuh mereka sendiri.
Kontributor: R. Inayah
Baca Juga: Cek Fakta: Berani Hina Jokowi dengan Cara Keji, Hukuman Amien Rais Dipercepat
Berita Terkait
-
Daftar Makanan Tinggi Karbohidrat yang Baik bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Pisang
-
Diet bagi Wanita Usia 50 Tahun ke Atas, Ada Berbagai Cara Lho!
-
Tips Menjaga Imun, Tubuh Tetap Sehat dan Tak Mudah Terserang Penyakit
-
Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan Tubuh: Tanaman Ajaib dengan Khasiat Luar Biasa
-
Berasa Pahit Bercampur Pedas, Ini Manfaat Biji Pepaya bagi Kesehatan
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
-
Anime Sentenced to Be a Hero Umumkan Season 2 dan Proyek Game Baru
-
Bikin Konten Anak Siksa Kucing, Niken Havana Dilaporkan ke Organisasi Kesejahteraan Hewan Australia
-
Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!
-
BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Mulai Bayarkan Klaim Simpanan Nasabah
-
Gunung Semeru Menggeliat: 16 Kali Erupsi dalam 6 Jam, Status Siaga III Diberlakukan Ketat
-
Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta
-
Tayang 29 April, Park Bo Young Bintangi Drakor Thriller Berjudul Gold Land
-
Aktivis Mahasiswa Unissula Diculik dan Dianiaya, Diduga Terkait Advokasi Kasus Pelecehan Seksual
-
Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi