LINIMASA - Beredar kabar yang menarasikan bahwa Amanda Manopo bakal menggarap proyek baru berupa film layar lebar bersama Arya Saloka. Disebutkan bahwa Amanda Manopo membocorkan langsung proyek film layar lebar tersebut.
Informasi tersebut disebar oleh kanal YouTube OFFI CHANELL melalui unggahan video berdurasi 8 menit 5 detik pada Selasa (11/7/2023). Baru tayang 6 jam lalu, video tersebut sudah ditonton sebanyak 1,2 ribu kali penayangan.
"Bocoran langsung dari manda perihal project film layar lebar bareng manda," judul unggahan video tersebut.
Thumbnail video menampilkan kolase foto Amanda Manopo yang terlihat memperlihatkan daftar film yang diperankannya, dan Arya Saloka yang tengah berpose menggunakan setelah jas. Di bagian lain ada pula tangkap layar unggahan story Instagram Amanda Manopo.
"Bocoran langsung dari Manda perihal new project film layar lebar bersama Arya," narasi yang tertulis dalam thumbnail video.
Lantas benarkah klaim video tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim cek fakta, tidak ditemukan bukti valid ataupun keterangan resmi yang menyebutkan bahwa Amanda Manopo bakal menggarap proyek bareng dengan Arya Saloka.
Amanda Manopo memang bakal segera tampil di film layar lebar berjudul Kupu-Kupu Kertas, tapi Manda bakal beradengan dengan Reza Arap dan bukan dengan Arya Saloka.
Baca Juga: Telusuri Aset Rafael Alun di Yogyakarta, KPK Periksa Tiga Saksi
Ditonton hingga akhir, narator dalam video tersebut sama sekali tak menunjukkan bukti akurat ataupun menampilkan pernyataan resmi dari Amanda Manopo terkait klaim yang dibangun dalam judul dan gambar sampul video.
Alih-alih memberikan bukti terkait klaim tersebut, narator justru membahas komentar warganet yang berharap Amanda Manopo bisa main film bareng dengan Arya Saloka.
Thumbnail video pun merupakan hasil editan alias rekayasa digital guna mengecoh pengguna YouTube.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa unggahan video kanal YouTube OFFI CHANELL berjudul "Bocoran langsung dari manda perihal project film layar lebar bareng manda," merupakan kabar sesat alias hoaks.
Catatan Redaksi
Ini adalah salah satu artikel yang masuk dalam konten cek fakta Suara Linimasa, dibuat dengan sumber yang jelas namun tidak bisa dijadikan rujukan karena masih berpotensi salah informasi.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun
-
Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
3 Bedak Tabur Wardah Terlaris di Shopee, Kualitas Bagus Menurut Review Pengguna
-
Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri