LINIMASA - Pengusaha Elon Musk harus berhadapan dengan gugatan eks karyawan Twitter yang mengaku belum juga mendapatkan hak pesangon. Pemilik Twitter tersebut terpaksa harus berhadapan dengan kasus hukum.
Mantan karyawan Twitter bernama Courtney McMillian menuntut ganti rugi sebesar 500 juta dolar AS atau setara Rp7,4 triliun (kurs Rp14.965) kepada bos Tesla tersebut di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California.
Dilaporkan The Guardian, pihak terkait pun membawa sejumlah nama mantan karyawan Twitter dalam gugatan tersebut.
Sebelum diakuisisi oleh Musk, Twitter memiliki skema tunjangan dan pesangon sesuai dengan peraturan yang berlaku termasuk Undang-Undang Keamanan Pendapatan Pensiun Karyawan Tahun 1974 (ERISA).
Dalam gugatan tersebut, penggugat menyebutkan bahwa setelah diakuisisi oleh Musk, Twitter tidak memberikan pesangon yang seharusnya diterima pegawai yang dipecat.
"Musk awalnya mengatakan kepada karyawan bahwa Twitter akan tetap mematuhi rencana pesangon di bawah kepemimpinannya," kata Kate Mueting, mitra administrasi perusahaan Sanford Heisler Sharp di Washington, D.C., seperti yang dikutip dari Veriaty pada hari Kamis (13/7/2023).
"Ia jelas membuat janji ini karena mengetahui bahwa itu penting untuk mencegah pengunduran diri massal yang dapat mengancam keberlanjutan merger dan vitalitas Twitter itu sendiri," tambahnya.
Elon Musk tercatat sudah memberhentikan sejumlah eksekutif Twitter dan membubarkan dewan direksi setelah resmi mengambil alih perusahaan tersebut [ada 2022, lalu.
Setelahnya, Twitter kemudian melakukan empat putaran pemutusan hubungan kerja secara besar-besaran dan mengakibatkan pemangkasan sekitar 80 persen daru total jumlah karyawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan