LINIMASA - Aktor sekaligus mantan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim menceritakan terkait kunjungannya ke Pondok Pesantren Al Zaytun yang diasuh oleh Panji Gumilang. Ia mengaku sudah dua kali berkunjung ke pesantren yang berlokasi di Indramayu tersebut.
Menurut pengakuan Lucky Hakim, Al Zaytun memiliki bangunan yang sangat megah dan lahan pertanian yang juga tak kalah jumbonya. Lahan pertanian itu digarap pribadi oleh Al Zaytun.
Lucky Hakim mengatakan jumlah pengeluaran Al Zaytun untuk membayar listrik mencapai ratusan juta per bulannya. Tidak hanya itu, ponpes milik Panji Gumilang tersebut pun menjadi penyumbang terbesar bagi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Indramayu.
"Al Zaytun ini juga pembayar PBB terbesar di Indramayu dan bayar listriknya pun mahal, sampai Rp 170 juta," kata Lucky Hakim sebelum diperiksa sebagai saksi di Bareskrim Polri, Jumat (14/7/2023).
"Tanahnya besar sekali, lahannya dipakai untuk bertani secara modern, perternakannya ada juga ada. Saya juga lihat masjidnya besar sekali, daya tampungnya bisa sampai puluhan ribu bahkan lebih besar daripada Istiqlal," katanya.
Hal tersebut yang membuat Lucky Hakim kepincut untuk mempelajari Al Zaytun lebih dalam. Ia ingin mencari tahu bagaimana cara Panji Gumilang mengelola ponpes dengan baik agar bisa ditiru oleh masyarakat Indramayu lainnya.
Namun, Lucky Hakim hanya dua kali saja berkunjung ke Ponpes Al Zaytun. Meski begitu ia merasa lega karena tak terlibat lebih jauh dengan ponpes yang kini sedang berpolemik tersebut.
Panji Gumilang kini sedang bermasalah dengan hukum. Ia diduga menistakan agama dan sudah diperiksa di Bareskrim Polri terkait kasus tersebut.
Baca Juga: Cerita Lucky Hakim Kunjungi Al Zaytun: Melongo Lihat Kapal Mewah dan Mesjid Megah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY