/
Kamis, 27 Juli 2023 | 18:35 WIB
Ilustrasi seseorang yang rebahan sambil bermain hp [Pexels/Andrea Piacquadio] (Pexels/Andrea Piacquadio)

LINIMASA - Istilah 'kaum rebahan' belakangan tidak asing terdengar di kalangan milenial, yakni sebutan untuk mereka yang menghabiskan waktu dengan banyak berbaring.

Rebahan merupakan suatu kegiatan yang membuat seseorang bisa merasakan rileks dan nyaman.

Biasanya rebahan dilakukan seseorang untuk menghilangkan rasa penat dengan aktivitas bahkan ketika sedang mengalami stres.

Memang tak dipungkiri menghabiskan waktu berlama-lama di tempat tidur sambil sekedar scrool media sosial atau menonton televisi sangat menyenangkan.

Namun, jika rebahan dilakukan terlalu sering maka bisa menimbulkan efek buruk untuk kesehatan tubuh dan mengganggu gaya hidup sehari-hari.

Berikut delapan dampak buruk terlalu sering rebahan bagi kesehatan, dikutip Suara Linimasa dari berbagai sumber.

1. Masalah Postur

Posisi rebahan atau berbaring yang lama bisa menyebabkan masalah postur, terutama jika tidak didukung dengan baik. 

Hal ini bisa menyebabkan rasa nyeri pada leher, punggung, atau bahkan pinggul.

Baca Juga: Benarkah Arya Saloka Beri Tanggapan Menohok Soal Putri Anne Lepas Hijab?

2. Lemahnya Otot

Kurangnya gerakan selama rebahan yang berkepanjangan dapat menyebabkan kelemahan otot. 

Otot-otot yang tidak digunakan secara teratur dapat mengalami atrofi atau penurunan massa otot.

3. Masalah Sirkulasi

Ketika Anda terlalu lama tidak bergerak, sirkulasi darah dalam tubuh bisa terhambat. 

Ini dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki, serta meningkatkan risiko pembentukan gumpalan darah.

4. Penurunan Kapasitas Paru-paru

Terlalu lama rebahan bisa menyebabkan kapasitas paru-paru menurun karena paru-paru tidak digunakan secara penuh dan tidak ada gerakan pernapasan yang cukup.

5. Depresi dan Kecemasan

Lama rebahan yang berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan mental. 

Rasa bosan, isolasi, dan perasaan tidak produktif dapat menyebabkan depresi dan kecemasan.

6. Masalah Kulit

Jika seseorang tidak berganti posisi dalam waktu yang lama, bagian tubuh tertentu bisa mengalami tekanan yang berlebihan, yang dapat menyebabkan luka tekan atau lecet.

7. Penurunan Kualitas Tidur

Ironisnya, terlalu banyak tidur siang atau rebahan sepanjang hari bisa mengganggu pola tidur malam seseorang yakni menyebabkan insomnia atau istirahat tidak nyenyak di malam hari.

8. Penurunan Produktivitas

Jika terlalu banyak waktu dihabiskan untuk rebahan, hal itu dapat menyebabkan penurunan produktivitas karena kurangnya aktivitas fisik dan fokus.

Load More