LINIMASA - Beredar kabar yang menarasikan seolah wasit yang memimpin laga Persib Bandung versus Persik Kediri dihukum karena kontroversi keputusannya saat memimpin laga tersebut.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Lingkar Football melalui sebuah unggahan video berjudul "Langsung DiNonaktifkan! Wasit Laga Persib vs Persik kediri DiHukum || kontroversi keputusan wasit."
Gambar sampul video memperlihatkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tampak sedang memberikan keterangan. Di belakang foto Erick Thohir terdapat tangkap layar dua pemain Persib tengah berbicara dengan wasit dalam laga kontra Persik Kediri.
"Dinonaktifkan hari ini, kontroversi wasit Persib vs Persik Kediri," narasi yang ditulis dalam gambar sampul video.
Lantas benarkah klaim video tersebut? Video itu sudah ditonton sebanyak 54 ribu kali penayangan.
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan adanya bukti valid ataupun keterangan resmi yang menyebutkan bahwa wasit pemimpin laga Persik vs Persib, Agus Fauzan Arifin dinonaktifkan PSSI.
Alih-alih memberikan bukti akurat terkait klaim yang disebutkan dalam judul dan thumbnail video, narator hanya membahas tentang jalannya pertandingan Persik vs Persib di mana Maung Bandung mampu menang tipis 1-2 atas tuan rumah dalam laga itu.
Di akhir video berdurasi 3 menit 10 detik, narator malah membahas sejumlah keputusan kontroversial Agus Fauzan di mana ada dua pelanggaran yang dilakukan penggawa Persik di dalam kotak penalti berpotensi penalti untuk Persib.
Baca Juga: Bojan Hodak Berperangai Keras dan Emosian, 3 Pemain Persib Ini Diprediksi Segera Didepak
Namun, Agus tak bergeming dan menganggap kejadian itu bukan sebuah pelanggaran. Narator tidak menyodorkan bukti bahwa PSSI menghukum Agus Fauzan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan wasit pemimpin laga Persik vs Persib dihukum PSSI merupakan informasi sesat alias hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran
-
Waspada! Obat Tetes Mata Mengandung Steroid Bisa Picu Katarak
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
7 Sepeda Listrik dengan Fitur Fast Charging Terbaik, Cocok untuk Bepergian Harian
-
Sepotong Ayam Bumbu
-
Aliran Duit Rp200 Juta dan Bayang-bayang Mafia Kasus Narkoba di Pekanbaru
-
Nenek Masita Siap Berangkat Haji Usia 94 Tahun, Bagaimana Kesiapan Kementerian Haji?