LINIMASA - Beredar klaim yang menyebut PSSI mengusir pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll dari Indonesia lantaran tak menghargai kepentingan negara.
Klaim tersebut sebagaimana terdapat dalam unggahan kanal YouTube SPORT NEWS pada Rabu (16/8/2023).
"RIWAYAT PENGHIANAT TAMAT!!PSSI USIR PAKSA PELATIH PERSIJA JAKARTA THOMAS DOLL DARI INDONESIA...," tulis judul video.
"TAK HARGAI KEPENTINGAN NEGARA, PSSI USIR PAKSA THOMAS DOLL DARI NEGARA INDONESIA," bunyi keterangan thumbnail video.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim video tersebut?
Setelah ditelusuri, tim cek fakta Suara Linimasa tidak mendapatkan bukti valid atas klaim yang menyebut PSSI usir paksa Thomas Doll dari Indonesia lantaran tak menghargai kepentingan negara.
Narator menarasikan soal Piala AFF U-23 2023 Thailand akan digelar pada 17 hingga 26 Agustus mendatang. Timnas Indonesia tengah melakukan pemusatan latihan di Thailand sejak Senin kemarin.
Terdapat permasalahan pelik soal Thomas Doll yang enggan melepas anak asuhannya untuk membela Timnas pada ajang tersebut. Hingga keputusannya itu menuai kontroversi di kalangan warganet.
Baca Juga: Amanda Manopo Merasa Mual, Benarkah Sedang Mengandung Anak Arya Saloka?
Namun, tidak ada bukti kuat soal PSSI yang mengusir paksa Thomas Doll karena tak menghargai kepentingan negara. Sehingga kebenaran dalam unggahan ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga kini, video berdurasi 4 menit 35 detik itu telah ditonton sebanyak 218 kali tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut PSSI usir paksa Thomas Doll dari Indonesia karena tidak menghargai kepentingan negara merupakan informasi keliru.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes
-
Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI
-
Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang
-
Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi
-
Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok
-
Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur