LINIMASA - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dikabarkan memakai aturan kotor di Piala AFF U-23 2023 yang berlangsung di Thailand mulai 17 hingga 26 Agustus 2023. Disebutkan bahwa upaya tersebut digunakan AFC untuk menggagalkan ambisi Timnas U-23 Indonesia.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube SPORT NEWS melalui sebuah unggahan video berdurasi empat menit 34 detik pada Rabu (16/8/2023).
"AMBISI GAGALKAN TIMNAS JUARA!!AFC KEMBALI PAKAI ATURAN KOTOR DI PIALA AFF 2023 INI..." judul unggahan video itu.
Gambar sampul video menampilkan penggawa Timnas Indonesia sedang melayangkan protes ke wasit pemimpin laga.
"Drama konyol Piala AFF, kontroversi wasit kembali hantui Timnas indonesia," narasi yang tertulis pada thumbnail video.
Lantas, benarkah klaim video tersebut?
Cek fakta
Setelah ditelusuri, tidak ditemukan adanya informasi akurat ataupun bukti valid yang menyebutkan bahwa AFC menggunakan aturan kotor untuk menjegal ambisi Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2023.
Alih-alih menyodorkan bukti valid terkait klaim yang disebutkan dalam judul dan dinarasikan dalam thumbnail, isi video tersebut hanya menampilkan komentar pengamat sekaligus komentator sepak bola Ronny Pangemanan alias Bung Ropan yang menjelaskan peluang Indonesian di Piala AFF U-23 2023.
Baca Juga: Cek Fakta: Arya Saloka Pertemukan Amanda Manopo dengan Ibrahim, Ternyata Sudah Sedekat Ini
Tanpa menyebutkan sumber, rupanya setelah ditelusuri video tersebut dicatut kanal YouTube SPORT NEWS dari salah satu unggahan video kanal YouTube Bung Ropan berjudul "Jumpa Malaysia Di AFF U-23, Grup B Yang Seksi Dan Dinanti Penggemar Sepak Bola Indonesia !" yang tayang pada 29 Mei 2023.
Tidak ada bukti valid yang disodorkan kanal YouTube SPORT NEWS untuk membenarkan klaim disebutkan dalam judul dan thumbnail video.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan AFC pakai cara kotor untuk jegal ambisi Timnas U-23 Indonesia di ajang Piala AFF Thailand, merupakan informasi keliru alias hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut