LINIMASA - Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia tampil dominan dalam helatan grand prix MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Minggu (20/8/2023).
Pecco--sapaan akrab Bagnaia, berhasil menjadi pebalap tercepat yang menyentuh garis finis dalam balapan tersebut. Ia membeberkan alasan bisa mendominasi jalannya balapan.
"Saya sangat senang. Saya memiliki start yang bagus di depan, dan saya mencoba mengatur strategi saya sebaik mungkin. Saya sempat mencari tahu berapa banyak pembalap yang bisa bertahan pada kecepatan itu, walaupun beberapa lap terakhir sangat sulit buat saya," kata Bagnaia, dikutip Antara dari keterangan resmi Ducati Corse, Senin.
Dalam helatan MotoGP Austria, Pecco memimpin jalannya balapan sejak lap pertama hingga terakhir. Kecepatannya menunggangi si kuda besi tampak tak mampu dikejar oleh pebalap lain khususnya Brad Binder yang menempati urutan kedua di belakang Pecco.
"Kami berhasil melakukan pekerjaan luar biasa sepanjang akhir pekan, para teknisi dan tim saya memberikan semua yang saya minta, dan inilah hasilnya," ujar Pecco.
Kemenangan tersebut menjadi bekal penting Pecco dalam mengarungi balapan MotoGP putaran kedua musim ini.
"Yang pasti, paruh kedua musim sekarang akan sangat sulit, tapi kami akan berusaha untuk tenang dan menikmati setiap momen seperti yang kami lakukan akhir pekan ini . Jika kita dapat terus seperti ini, kita dapat memperoleh beberapa hasil yang baik," kata dia.
Pecco kini menempati urutan pertama klasemen sementara MotoGP musim 2022/2023. Pebalap asal Italia tersebut berhasil mengantongi 251 poin dengan rincian lima kali menang dan tujuh kali naik podium.
Pesaing Pecco dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini adalah pebalap asal Spanyol, Jorge Martin yang kini menempati urutan dua klasemen mengoleksi 189 poun atau terpaut 62 poin dari Pecco.
Baca Juga: Viral! Berbadan Tegap, Pria Bercelana Loreng Tampar Jukir di Bandung
Meski terbilang minim naik podium dan memenangkan balapan, Jorge Martin terbilang menjadi salah satu pebalap yang konsisten pada musim ini. Ia baru mencatatkan sekali menang dan tiga kali naik podium.
Kandidat menjadi juara MotoGP musim inipun dimiliki oleh murid legenda hidup MotoGP Valentino Rossi, Marco Bezzecchi yang berhasil mengoleksi 183 poin. Bezzecchi berhasil dua kali menang dan lima kali naik podium.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur