LINIMASA - Saddil Ramdani dikabarkan mengakhiri perjalanannya di skuad Timnas Indonesia. Beredar kabar pula bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangah minta proses hukum Saddil Ramdani dilanjut.
Tidak dijelaskan delik hukum yang menimpa pemain Sabah FC--Malaysia Super League, itu.
Kabar tersebut disebar oleh kanal YouTube SPORT NEWS melalui sebuah unggahan video berdurasi emoat menit 38 detik pada Senin (11/9/2023).
"AHIR PERJALANAN SADIL RAMDANI!!PRESIDEN JOKOWI TURUN TANGAN MINTA PROSES HUKUM SADIL DI LANJUTKAN..." judul unggahan video itu.
Thumbnail video memperligatkan Presiden Jokowi tampak berhadapan dengan Saddil Ramdani yang sedang dipegang oleh seorang petugas bertubuh tegap.
"Permintaan maaf ditolak, Jokowi perintahkan proses hukum Sadil Ramdani dilanjut," narasi yang tertulis dalam thumbnail video.
Lantas benarkah klaim video tersebut
Pengecekan fakta
Setelah ditelurusi tim cek fakta, tidak ditemukan adanya bukti valid yang menyebutkan Jokowi tolak permintaan maaf Saddil Ramdani hingga perintahkan proses hukum tetap dilanjut.
Baca Juga: Rizky Febian Nyosor Cium Mahalini, Warganet: Di Umum Aja Berani Gini Gimana kalau Lagi...
Dalam isi video tidak ada penjelasan terkait masalah apa yang menimpa Saddil Ramdani hingga berurusan dengan hukum.
Narator dalam video hanya menarasikan ihwal polemik Saddil dengan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Saddil mengaku kalau dirinya tidak memiliki kebebasan di bahwa arahan pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Ditampilkan pula cuplikan video Rony Panemanan alias Bung Ropan terkait kritik Saddil Ramdani terhadap Timnas Indonesia.
Hingga akhir video tidak ada penyelesan terkait masalah hukum apa yang menimpa Saddil Ramdani sampai Jokowi diklaim turun tangan.
Thumbnail video merupakan hasil editan di mana menyatukan beberapa foto berbeda ke dalam satu frame seolah sudah terjadi sebuah kejadian.
Tidak ada kesesuaian antara klaim dalam judul dan thumbnail video dengan bahasan isi video.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim menyebut Jokowi tak beri maaf Saddil Ramdani hingga turun tangan perintahkan polisi melanjutkan proses hukum merupakan informasi keliru alias hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Guru Kini Bisa Lapor Langsung Temuan Janggal MBG ke BGN via Email Khusus
-
Awas, Sering Dianggap Remeh! Ini Alasan Hepatitis A Jauh Lebih Berbahaya pada Orang Dewasa
-
Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah
-
Hunian Dekat Alam, Cara Baru Menikmati Hidup di Tengah Padatnya Kota
-
iCAR Indonesia Perluas Jangkauan Dealer di Kawasan Bisnis Jakarta
-
Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas
-
5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review
-
Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les
-
Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan
-
Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026