LINIMASA - Hubungan Fujianti Utami alias Fuji, dengan kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam menjadi sorotan utama publik. Spekulasi terkait apakah hubungan keduanya bakal berlangsung lama atau hanya sebatas gimick semata.
Meskipun keduanya belum mengonfirmasi status hubungan mereka, perhatian terhadap Asnawi Mangkualam telah mengungkapkan beberapa kontroversi yang melibatkan sang kapten.
Profil Singkat Asnawi Mangkualam
Asnawi Mangkualam lahir pada 4 Oktober 1999 di Sulawesi Selatan. Asnawi merupakan putra legenda hidup PSM Makassar, Bahar Muharram.
Karier sepak bolanya dimulai pada usia yang sangat muda, ketika ia bergabung dengan tim SSB Hasanudin FC sebagai pemain junior pada usia 10 tahun. SSB tersebut merupakan milik sang ayah.
Asnawi bergabung dengan beberapa tim lokal, termasuk PSM Makassar dan Persibone Bone. Ia juga pernah mewakili Sulawesi Selatan dalam Tim Pekan Olahraga Nasional (PON) dan bermain untuk Perseka Bosowa.
Pada 2018, Asnawi Mangkualam mendapatkan pengakuan lebih luas ketika ia bermain untuk Timnas Indonesia U-19 dalam ajang Piala Asia U-19 di Jakarta. Saat ini, Asnawi Mangkualam bermain untuk klub di Korea Selatan, Jeonnam Dragons.
Selain dikenal bermain disiplin di lapangan hijau, Asnawi pun kerap kali melakukan hal-hal dianggap kontroversial di jagat sepak bola. Berikut ini beberapa kontroversi Asnawi:
Kontroversi dengan Faris Ramli
Baca Juga: Dewi Perssik Putus dengan Rully? Warganet: Makan tuh Gaji 200 Juta
Pada Piala AFF 2020, tepatnya pada 25 Desember 2021, Asnawi Mangkualam menjadi kontroversi karena insiden yang terjadi selama pertandingan melawan tim nasional Singapura.
Saat Faris Ramli gagal dalam sebuah tendangan penalti, Asnawi diduga mengucapkan kata-kata terima kasih dalam bahasa Inggris ke arah Faris. Tindakan ini dianggap tidak sopan dan diinterpretasikan sebagai bentuk ejekan atau "shithousery."
Kontroversi ini membuat Asnawi Mangkualam dipertanyakan sebagai kapten Timnas Indonesia, dan banyak yang mendesaknya untuk mengundurkan diri.
Pancing Emosi Publik di Piala AFF 2020
Pada Piala AFF 2020, Asnawi Mangkualam juga memicu kontroversi di luar lapangan ketika ia mengunggah sesuatu di media sosialnya. Unggahan ini terkait dengan pertandingan leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 antara PSM Makassar dan Persija Jakarta, di mana tim PSM Makassar kalah setelah adu penalti.
Asnawi Mangkualam, yang saat itu bermain untuk PSM Makassar, mengunggah foto karikatur seekor ayam berdiri di atas macan. Foto ini dianggap provokatif dan menyinggung pendukung tim tertentu.
Meskipun mendapat banyak kritik, Asnawi tidak terlalu memperdulikan hujatan dari warganet dan bahkan mengunggah foto tertawa sebagai responsnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan