LINIMASA - Seorang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) bernama Nauval mendapat kesempatan bertanya langsung kepada bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.
Pertanyaan Nauval mengenai apakah Ganjar adalah petugas partai menjadi sorotan dalam acara kuliah kebangsaan di FISIP Universitas Indonesia, Depok.
Awalnya, Nauval mengomentari pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada 21 April 2023 yang menyatakan Ganjar Pranowo sebagai bakal capres 2024.
Megawati menggambarkan Ganjar sebagai kader dan petugas partai. Nauval mengekspresikan kekecewaannya terhadap pernyataan tersebut dan bertanya kepada Ganjar tentang prinsip-prinsipnya jika terpilih menjadi presiden.
"Pertanyaan saya, jika bapak terpilih sebagai presiden ke-8, apakah bapak (tetap) dengan prinsip Tuanku Rakyat, Gubernur Hanya Mandat? dan tidak menjadi boneka Megawati?" ujar Nauval dengan tegas.
Mendengar pertanyaan ini, Ganjar Pranowo memberikan respons. Ia mengajukan pertanyaan balik kepada Nauval, menanyakan apakah Nauval telah mengikuti karir politiknya selama 10 tahun sebagai Gubernur Jawa Tengah dan menegaskan dia adalah petugas siapa.
Nauval menjawab kalau dirinya mengikuti perkembangan karir politik Ganjar selama 10 tahun sebagai gubernur.
Ganjar kemudian kembali bertanya kepada Nauval apakah dia adalah petugas partai atau petugas rakyat selama menjabat sebagai gubernur. Namun, Nauval tidak memberikan jawaban jelas, sehingga Ganjar menyudahi pertanyaan dengan kata "Finis."
Ganjar Pranowo melanjutkan menjawab pertanyaan lain dari mahasiswa UI. Setelahnya, ia kembali membahas pertanyaan yang diajukan Nauval.
Baca Juga: Pilpres 2024: Alasan SBY Geser Dukungan ke Prabowo
Ganjar menjelaskan pernyataannya tentang petugas partai atau tidak telah banyak diliput oleh media massa. Dia juga mengingatkan sebelum dia diusung sebagai Capres oleh PDIP, ada beberapa nama lain yang kuat sebagai calon.
"Saya digebukin teman sendiri, biasa saja. Saya kader partai tapi presiden bukan, gubernur bukan, itulah melayani," ujar Ganjar.
Ganjar kemudian berjanji untuk memberikan dua buku menjelaskan lebih lanjut tentang dirinya kepada Nauval. Dia berharap Nauval dapat membuat keputusan objektif dalam Pilpres 2024.
Sebagai penutup, Nauval tetap merasa belum puas dan meminta Ganjar untuk menegaskan jika terpilih sebagai Presiden ke-8 RI, dia tidak akan disetir oleh partai.
"Aku bicara itu next, kalau itu next. Saya minta kamu melihat 10 tahun saya. Itu bukan waktu yang pendek, artinya saya terpilih dua kali," jelas Ganjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati