LINIMASA - Virly Virginia, salah satu pemeran perempuan dalam film porno garapan rumah produksi Kelas Bintang milik Irwansyah di Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengaku dicicil soal pembayaran honor. Ia malu-malu saat menyebut nilai bayaran yang diterimanya kecil dan sempat tersendat.
Terpantau, Vilry Virginia mendatangi Polda Metro jaya untuk menjalani pemeriksaan penyidik Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), pada Selasa (19/9).
Virly tampak selesai menjalani pemeriksaan pada malam hari. ia pun terlihat buru-buru meninggalkan lokasi.
"Saya merasa dijebak, karena di sini saya juga sebenarnya nggak tahu kalau itu bakal ada web (film) dewasa dan bayarannya tidak semahal itu," kata Virly, melansir Suara.com.
Sebelumnya, Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap honor yang diterima para pemain film bokep tersebut berkisar Rp10 hingga Rp15 juta per judul film. Tolak ukur besaran honor yang diterima tergantung dari ketenaran para pemeran.
"Ya ada lah tidak sesuai segitu ya," ujar Virly yang terlihat malu-malu.
Setelah dibandingkan dengan pengakuan pemeran film porno lainnya, Anisa Tasya Amelia alias Meli 3gp yang mengaku dibayar Rp1 juta, Virly baru mau memberikan jawaban.
Ia mengaku menerima bayaran antara Rp1 juta sampai Rp2 juta per hari.
"Dari satu juta sampai dua juta, satu hari. Pembayaran pun tidak langsung dibayarkan, tapi disendat-sendat (nyicil)," ungkapnya.
Baca Juga: Emoh Disebut Boneka Megawati, Ganjar Pranowo Minta Parpol Diguyur Rp1 Triliun per Tahun dari APBN
Penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan lima tersangka kasus rumah produksi film bokep tersebut.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan kelima tersangka masing-masing berinisial I alias Irwansyah, JAAS, AIS, AT, dan ET. Irwansyah berperan sebagai sutradara sekaligus pemilik website berbayar berisi video porno.
Sementara JAAS berperan sebagai kameramen. AIS berperan sebagai editor, AT sebagai sound engineering. Adapun ET berperan sebagai sekretaris merangkap pemeran wanita dalam adegan film bokep produksi Kelas Bintang itu.
"Kelima tersangka ini dalam satu rumah produksi. Jadi satu rumah produksi yang kemudian hasil film itu ditransmisikan ke tiga website. Tempat kejadian perkaranya ada di tiga wilayah di Jakarta Selatan," kata Ade di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/9/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Transformasi Bisnis ala SALAKU: Kunci Sukses Produk Lokal Go International Bersama BRI
-
Perbaikan Jalan Payakumbuh-Sitangkai Ditargetkan Selesai Juli 2026
-
Teddy Indra Wijaya Kian Populer, Pengamat: Publik Mulai Bertanya, Dipersiapkan Jadi Apa?
-
Berapa Harga Lipstik MAC Original? Ini Daftar Harga dan Pilihan Shade-nya
-
5 HP Infinix Harga Rp1 Jutaan Mei 2026, Memori Lega dan Baterai Awet
-
Gerebek Pasar Babelan, Polres Metro Bekasi Ringkus Pengedar Ratusan Butir Obat Keras
-
Promo Indomaret hingga 13 Mei 2026, Pepsodent dan Indomilk Lebih Hemat
-
Cara BRI Dukung UMKM Lokal Menjadi Usaha Ekspor Kelas Dunia
-
Mengenal Weekend Warrior, Tren Olahraga Intens di Akhir Pekan yang Bisa Picu Cedera
-
Kiai Ashari Pati TSK Kasus Pelecehan Tak Punya Kamar Tetap, Diduga Jadi Strategi Dekati Santriwati