LINIMASA - Belakangan ini, nama Irwansyah menjadi perbincangan hangat di media dan menjadi pusat perhatian polisi atas keterlibatannya dalam produksi film dewasa yang kontroversial. Pria paruh baya ini tiba-tiba muncul dalam sorotan publik sebagai sutradara di balik film bokep yang dibintangi oleh Siskaeee dan Virly Virginia.
Irwansyah juga kini telah disandang status tersangka dalam kasus produksi film pornografi di Jakarta Selatan. Namun, siapa sebenarnya Irwansyah? Mari kita lihat profilnya secara lebih mendalam.
Biodata dan Profil Irwansyah
Irwansyah memiliki latar belakang pekerjaan sangat beragam sebelum akhirnya terjun ke industri film. Perjalanan hidupnya tidak biasa, mengingat pernah menjalani profesi yang tak terduga, seperti menjadi tukang urut selama 13 tahun, dimulai dari tahun 1990 hingga 2003.
Setelah itu, ia menjadi pemulung sampah kertas hingga tahun 2006, dan kemudian menjadi pengepul hingga tahun 2009.
Namun, semangat dan keinginan untuk meraih sesuatu yang lebih besar tak pernah padam dalam diri Irwansyah. Setelah menjalani berbagai pekerjaan kasar itu, ia memutuskan untuk belajar otodidak tentang pengambilan gambar video dan mencoba peruntungannya sebagai konten kreator.
Hasratnya terhadap dunia film akhirnya membawanya untuk mendirikan rumah produksi sendiri.
Mendirikan Rumah Produksi dan Kelas Bintang
Pada tahun 2012, Irwansyah mendirikan rumah produksi yang juga berfungsi sebagai sekolah yang ia beri nama "Kelas Bintang." Dalam waktu singkat sejak didirikan, rumah produksi ini telah berhasil menghasilkan dua film berjudul 'Autis' dan 'Mutiara Dalam Cangkang'.
Baca Juga: PDIP Sebut Ridwan Kamil Jangan Kepedean Bakal Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Kedua film tersebut tidak memiliki unsur pornografi; sebaliknya, mereka mengangkat kisah-kisah perjuangan individu yang mengidap penyakit tertentu.
Meskipun kedua film tersebut tidak mencapai popularitas besar atau tayangan di bioskop, Irwansyah tetap memiliki semangat yang kuat untuk melanjutkan usaha rumah produksi tersebut. Ia berperan ganda sebagai produser dan sutradara dalam proyek-proyek tersebut.
Perjalanan Memproduksi Film Dewasa
Pada tahun 2022, perjalanan karier Irwansyah mengalami perubahan drastis ketika ia mulai terlibat dalam produksi film porno. Ia bertanggung jawab atas berbagai aspek dalam pembuatan film, termasuk menjadi sutradara, penulis, promotor, editor, mengurus akuisisi, dan pendanaan.
Dalam interogasi dengan polisi, Irwansyah mengakui bahwa ide untuk memproduksi film dewasa muncul karena kebiasaannya menonton film semacam itu. Dalam waktu singkat, Irwansyah berhasil memproduksi lebih dari 120 film dewasa dengan pendapatan mencapai lebih dari Rp500 juta hanya dalam satu tahun terakhir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Liburan Asyik Dekat Jakarta! 4 Rekomendasi Wisata di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
-
Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Rupiah Malah Amblas ke Level Rp16.842!
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda
-
Buat Cowok! 5 Rekomendasi Sampo Alcohol-Free Terbaik untuk Rambut Sehat, Tebal, dan Bebas Iritasi
-
Bukan Sekadar Kunci Jawaban IPA Kelas 8 Halaman 75, Begini Cara Benar Kuasai Kurikulum Merdeka
-
DPD RI Peringatkan Masmindo: Bencana Sumatera Jangan Terulang di Sulawesi Selatan
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia
-
Terungkap! Alasan Poco F8 Basic Tak Masuk Indonesia
-
Harga AION UT Alami Penyesuain di IIMS 2026, Lebih Murah Rp 45 Juta