LINIMASA - Persib Bandung dipastikan akan kehilangan Daisuke Sato saat Maung Bandung--julukan Persib akan melawat ke markas Persebaya Surabaya guna melakoni laga lanjutan Liga 1 pada Sabtu (7/10/2023).
Sato dipastikan tak bisa memperkuat Persib karena ia harus terkena hukuman larangan bermain akibat akumulasi empat kartu kuning. Pemain berpaspor Filipina tersebut mendapat kartu kuning keempat saat menghadapi Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (1/10/2023).
Meski demikian, pelatih Persib, Bojan Hodak mengaku tak khawatir walaupun Persib kehilangan Daisuke Sato.
“Kita tidak pernah tahu siapa yang nantinya akan bermain. Tapi Rezaldi (Henhanussa) tadi ketika diturunkan bisa bermain dengan bagus. Edo (Febriansah) bermain dengan sangat bagus. Jadi, kita akan lihat di pekan ini, karena akan ada empat sesi latihan dan kami akan memantaunya siapa yang akan menjadi starter,” ucap Bojan melansir laman resmi klub.
Bojan mengatakan kepercayadirian Maung Bandung tengah dalam bagus-bagusnya setelah sukses menekuk Persita Tangerang dengan skor 5-0 dalam laga terkahir mereka. Pelatih asal Kroasia tersebut mengaku tak menutup kemungkinan anak asuhnya bisa kembali menang besar saat bertandang ke markas Persebaya.
Menurutnya, permainan fantastis Edo di babak pertama dan Ciro sebagai penggantinya juga bermain apik. Begitu juga dengan Frets Butuan, Arsan Makarin, hingga David da Silva. Bojan memuji semua pemain, termasuk kiper yang juga tampil baik.
“Di beberapa laga (Levy) Madinda atau Marc (Klok) bermain bagus. Tadi David (da Silva) bermain bagus, Frets (Butuan) dan Arsan (Makarin) yang masuk sebagai pengganti juga bagus. Karena bisa dilihat tadi tidak ada pemain yang bermain individual, semuanya fantastis. Hal bagusnya adalah kami punya beberapa opsi dan pemain yang masuk bermain bagus dan mencetak gol, kami bermain untuk tim,” katanya.
“Jadi, pada akhirnya ini suatu laga yang semuanya bermain bagus, tapi secara keseluruhan kami bermain bagus secara tim. Setiap laga selalu ada 2-3 pemain yang menonjol, namun itu selalu bergantian dan itu sangat penting bagi saya sebagai pelatih. Kami tidak bergantung pada satu pemain,” bebernya.
Baca Juga: Ngatain Pratama Arhan Miskin, Marshella Aprilia Minta Maaf
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan