Jerawat merupakan salah satu penyakit kulit yang menyebalkan bagi kita semua, terutama ketika jerawat tersebut muncul di area yang mudah terekspos seperti di wajah. Tentu kita akan merasa ingin memecahkan dan memencet jerawat tersebut, apalagi ketika jerawat tersebut menyebabkan rasa gatal dan sakit.
Jerawat merupakan peradangan atau penyumbatan minyak berlebih di pori-pori kulit yang menyebabkan munculnya benjolan di kulit. Jerawat umumnya muncul di wajah bagian pipi, jidat dan juga sekitar dagu. Banyak penyebab yang dapat menimbulkan jerawat seperti stres, faktor genetik hingga gaya hidup yang jorok.
Memencet atau memecahkan jerawat sangat tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan timbulnya jerawat baru karena kondisi tangan yang tidak higienis dan dapat memunculkan flek hitam di area bekas jerawat. Selain itu, memecahkan jerawat di area-area tertentu di bagian wajah juga dapat menimbulkan kerusakan yang sangat fatal bagi kalian loh.
Area yang berbahaya dan sangat sensitif di wajah ini disebut “Triangle of Death” atau Segitiga Mematikan.
Apa itu Triangle of Death?
Dilansir dari situs Health, dokter spesialis kulit ternama di New York, Joshua Zeichner, MD mengutarakan arti dari Triangle of Death yaitu: “Area wajah yang terhubung mulai dari hidung hingga ke sudut mulut dianggap sebagai area wajah yang sangat berbahaya karena terdapat hubungan secara langsung dengan otak”.
Untuk mengetahui dengan mudah posisi Triangle of Death di wajah kalian adalah dengan cara membentuk segitiga dengan kedua jempol dan jari telunjuk kalian, lalu tempelkan ujung segitiga yang kalian buat di pangkal hidung kalian. Segitiga yang membentuk di wajah kalian tersebut adalah Triangle of Death di wajah kalian.
Kenapa Memecahkan Jerawat di Triangle of Death Berbahaya?
Menurut Dr. Zeichner “Sinus kavernosa adalah nama dari pembuluh darah besar yang mengalirkan darah ke otak dan menjadi jembatan penghubung antara bagian luar dan bagian dalam”. Dengan kata lain, jerawat yang terdapat di hidung kalian memiliki hubungan secara tidak langsung dengan otak kalian. Dokter spesialis kulit di Cleveland Clinic, Alok Vij, MD mengatakan bahwa “infeksi apa pun yang terdapat di area segitiga tersebut memiliki risiko yang cukup besar”
Dr. Zeichner berujar apabila kalian memencet atau memecahkan jerawat yang menyebabkan infeksi di area segitiga tersebut, kemungkinan terburuk adalah dengan menyebarnya infeksi dari kulit melalui sinus berpotensi menginfeksi otak dan bahkan dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh.
Oleh karena itu, memencet atau memecahkan jerawat di area tersebut bukanlah tindakan yang bijak. Jauhkan tangan kalian dari area Triangle of Death untuk menghindari kemungkinan terjadinya infeksi bakteri di wajah kalian.
Adakah Cara Yang Aman Untuk Memecahkan Jerawat?
Dokter spesialis kulit menyarankan untuk tidak memecahkan jerawat kalian di mana pun letak jerawat tersebut terutama di area Triangle of Death untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan mengecilkan risiko infeksi di area tersebut.
Lebih baik bagi kalian untuk merawat jerawat di wajah kalian dengan obat khusus jerawat dan menunggu jerawat tersebut kering dan hilang dengan sendirinya. Kalian juga dapat konsultasikan masalah jerawat di wajah kalian dengan dokter kulit agar kalian mendapatkan hasil yang maksimal dan tidak membahayakan kalian.
Berita Terkait
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit
-
Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya
-
4 Micellar Water Glycerin Kunci Wajah Lembap Maksimal dan Skin Barrier Kuat
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Piala Dunia 2026: Ousmane Dembele Menggila, Perancis Gasak Norwegia 4-1 dan Puncaki Klasemen
-
5 Body Lotion SPF 50 dengan Sensasi Sejuk, Ampuh Proteksi Kulit dari Cuaca Panas Ekstrem
-
Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa
-
Brasil Tangguh! Timnas Futsal Indonesia U-17 Digelontor Sembilan Gol di Spanyol
-
XLSmart Perluas 5G Blanket Coverage di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan Lebih dari 300 BTS 5G
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Runtuhnya Republik Marilah Cerita Sebelum Fajar Tiba
-
3 HP POCO X Series yang Desain Kameranya Mirip iPhone 17, Harga Mulai Rp5 Jutaan
-
Sepatu Lari Maraton yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi dari Brand Lokal Kualitas Top