Belum lama ini, seorang pengguna Facebook membagikan kisahnya yang mengkritik sekaligus 'menantang' aturan biokop soal keberadaan anak-anak bahkan bayi di bioskop. Hal ini pun kemudian mengundang pro dan kontra, apakah anak seharusnya memang dibatasi untuk ikut menonton film khususnya di bioskop, atau boleh-boleh saja.
Yang pasti, menonton film sendiri nyatanya dapat memberikan berbagai manfaat lho untuk anak. Dan bukan hanya di bioskop, saat ini menonton film sendiri sudah bisa dilakukan di mana saja berkat munculnya layanan streaming berbayar.
Sebagaimana ditulis Suara.com yang mengutip laman Kinder Field Highfield, berikut setidaknya 6 manfaat menonton film untuk anak:
1. Meningkatkan Fokus dan Kesadaran
Lewat aktivitas atau kebiasaan menonton film, anak akan menjadi lebih fokus dan sadar terhadap hal-hal yang ada di sekitarnya. Hal ini karena biasanya film mengangkat cerita mengenai berbagai topik, seperti sejarah, budaya, negara, atau bahasa yang biasa terjadi sehari-hari.
Hal ini akan membantu membuka wawasan anak, serta membuatnya sadar dan memperhatikan apa yang ada di sekitarnya.
2. Mengembangkan Keterampilan Kognitif
Menonton film dapat pula membantu mengembangkan berbagai keterampilan kognitif pada anak. Berbagai keterampilan kognitif tersebut seperti ingatan jangka panjang, melatih fokus, mengasah pola pikir berdasarkan logika, proses visual, serta pendengaran.
3. Mengembangkan Keterampilan Linguistik
Baca Juga: 8 Binatang Peliharaan Yang Aman Bagi Anak, Mengajarkan Anak Untuk Menyayangi Binatang
Di dalam sebuah film biasanya akan banyak kosakata yang mungkin belum diketahui oleh anak. Ini tentu dapat membantu memperluas kosakata dan cara pelafalan bagi anak. Orang tua juga membantu dapat menjelaskan arti dari kata tersebut.
Lebih jauh, jika film yang ditonton menggunakan bahasa asing, anak juga dapat sekalian mempelajarinya. Anak akan membaca terjemahan, dan apa yang diucapkan dalam film akan membuatnya mengerti bahwa kata A memiliki arti begini, B artinya begitu, dan seterusnya.
4. Sumber Inspirasi bagi Anak
Setiap film biasanya memiliki kisah unik tersendiri. Dengan menonton film, anak pun bisa terdorong untuk melakukan hal-hal positif yang ditampilkan dalam film.
Selain itu, misalnya sang tokoh utama memiliki sifat yang pantang menyerah, pemberani, atau suka menolong misalnya, dapat membuat anak terinspirasi dan berpotensi nantinya melakukan hal yang sama.
5. Meningkatkan Imajinasi dan Kreativitas
Film biasanya juga menunjukkan berbagai hal visual, serta pengetahuan yang bisa membantu berkembangnya imajinasi dan kreativitas dalam diri anak. Visual yang disajikan kerap kali membuat anak ingin membuat karya yang terinspirasi dari film tersebut.
Dalam hal ini, biasanya anak akan membuatnya dengan versi miliknya sendiri. Dengan begitu tentunya, tingkat kreativitas anak juga akan otomatis meningkat.
6. Menghibur dan Membuat Anak Berbahagia
Menonton film lazimnya akan membuat anak menjadi bahagia. Apalagi setelah aktivitas harian yang cukup melelahkan, film dapat menjadi sarana untuk beristirahat atau rileks bagi tubuh dan otaknya.
Menonton film sendiri, termasuk bagi orang dewasa, juga akan melepaskan hormon stres dan menggantinya dengan endorfin. Hormon endorfin ini dapat berfungsi untuk membuat anak menjadi lebih bahagia.
Jadi, jelas bahwa menonton film sewajarnya sudah bisa menjadi bagian dari aktivitas atau dunia anak sejak dini. Tentu, dengan catatan bahwa film yang ditonton anak juga harus sesuai dengan usianya, lho ya!
Berita Terkait
-
Wawancara Khusus Menlu AS Antony Blinken: Kunjungan Pelosi, Krisis Myanmar hingga Pemilu Kamboja
-
Fitri Salhuteru Ungkap Kondisi Anak-anak Nikita Mirzani usai Kabar Rumah Digeruduk Polisi Lagi
-
Nathalie Holscher Minta Tolong Cara Hadapi Anak Sambung, Sule Cuek: Selesain Sendiri
-
Tak Hanya Bernyanyi, Berikut Adalah Drakor Terpopuler Yang Pernah Dibintangi Oleh IU
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Hari Ini, Rabu 25 Februari
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Rabu, 25 Februari 2026: Lengkap Waktu Sahur hingga Magrib
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 25 Februari 2026, Catat Waktu Subuh hingga Magrib Hari Ini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan