Mungkin belum lama ini Anda pernah baca salah satu berita menghebohkan di dunia maya. Tepatnya, kisah dari Malaysia, di mana seorang wanita muda tak sengaja menelan jarum pentulnya saat membetulkan hijab.
Akibat kejadian itu, seperti ditulis laman MStar dan dikutip Suara.com, si wanita sampai harus melalui tindakan khusus untuk mengambil benda tajam tersebut.
Insiden itu terjadi ketika sang wanita menjepit jarum pentul di kedua bibirnya. Ketika sedang asyik membetulkan hijab, tanpa sadar, jarum tersebut malah tertelan dan masuk ke perutnya, hingga akhirnya dia pun harus segera dilarikan ke rumah sakit.
Kejadian jarum pentul tertelan ini rupanya tak hanya sekali-dua kali terjadi lho. Nyatanya, banyak warganet lain yang pernah membagikan cerita serupa.
Nah, untuk menghindari kejadian nahas serupa, berikut ada 5 aksesoris yang sebenarnya bisa menggantikan peran jarum pentul saat berhijab, dan tentunya lebih aman. Simak di sini:
Jangan menyepelekan barang satu ini. Kini peniti memiliki model yang beraneka ragam. Mulai dari peniti biasa warna warni hingga yang berbentuk seperti bohlam. Selain terlihat lebih cantik, aksesoris ini lebih aman digunakan dibanding jarum pentul.
Klip Hijab
Klip hijab memiliki bentuk yang tak jauh beda dengan klip kertas. Cara memakainya pun hampir sama. Meskipun terlihat tidak sekuat jarum pentul, siapa yang sangka kalau aksesoris ini bisa menahan kuat hijab di bagian dagu?
Baca Juga: Bau Ketiak Bikin Gak Pede? Berikut 7 Tips Mengatasi Bau Ketiak Secara Optimal
Bros Magnet
Sempat populer beberapa waktu lalu, bros magnet bisa menjadi alternatif, lho. Aksesoris yang satu ini memiliki model beragam dan tidak merusak kain. Cara penggunaannya pun mudah, cukup dengan menempelkan dua sisinya di antara kain hijab. Mudah bukan?
Bros berbentuk ring ini juga bisa menjadi pilihan. Cara pakainya mudah dan ternyata bisa menahan hijab agar tidak mudah lepas lho. Keuntungan lain bila memakai aksesoris ini adalah ia memiliki model dan hiasan yang bermacam-macam.
Hijab Instan
Saat ini ada banyak sekali model hijab instan. Baik yang model langsungan ataupun meniru model hijab segiempat. Tak perlu memakai aksesoris tambahan, hijab ini praktis karena tinggal pakai saja dan sudah menyesuaikan bentuk muka.
Nah, mana yang Anda suka gunakan, atau yang jadi favorit Anda di antara 5 aksesoris pengganti jarum pentul itu? Kalau mau, mungkin sesekali bisa coba juga yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa